Senin
14 September 2026 | 1 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Revisi UU Harus Perkuat KPK

pdip-jatim-jokowi-ekspresi-marah

pdip-jatim-jokowi-ekspresi-marahLAMPUNG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, usulan revisi Undang-Undang nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan usulan DPR-RI, yang sekarang masih dalam proses.

Karena itu, Presiden Jokowi minta agar masalah revisi UU KPK itu jangan ditanyakan kepada dirinya.

Meski demikian, Jokowi menegaskan, usulan itu harus dimaksudkan untuk memperkuat KPK. “Perlu saya sampaikan, bahwa revisi UU KPK harus memperkuat KPK,” tegas Jokowi kepada wartawan saat berkunjung ke Lampung, Kamis (11/2/2016) siang.

Terkait materi usulan revisi, dimana disebutkan harus mendapat izin dari Dewan Pengawas KPK, Jokowi menegaskan bahwa hal itu masih merupakan usulan DPR.

Terpisah, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP mengatakan bahwa sampai Presiden Jokowi belum menerima draf revisi UU KPK yang tengah dikaji DPR RI. Karena itu, kata Johan, dukungan dari Presiden terhadap revisi UU tersebut sifatnya belum final.

“Jika nanti isinya itu memperlemah (KPK), Presiden bisa menarik (dukungan),” ucap Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurut Johan Budi, pada prinsipnya, Jokowi tidak ingin pembahasan revisi melebar dari empat poin yang disepakati. Empat poin itu mengenai penyadapan, penyidik independen, kewenangan KPK menerbitkan SP3, dan dibentuknya dewan pengawas.

Pemerintah, sebut Johan, tidak ingin tergesa menilai draf revisi UU itu adalah untuk memperkuat atau memperlemah KPK sebelum mendapat salinan draf dari DPR.

“Dilihat dulu substansinya apa, dewan pengawas itu apa, dibaca dulu. Kalau sudah masuk drafnya, Presiden pasti melihat,” ujarnya.

DPR sendiri telah memutuskan untuk menunda penetapan revisi UU KPK itu hingga pekan depan. Keputusan ini diambil dalam rapat konsultasi yang dihadiri pimpinan fraksi-fraksi di DPR-RI.

Sementara itu, anggota Fraks PDI Perjuangan DPR RI Junimart Girsang mengatakan, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menyerahkan sepenuhnya keputusan soal revisi UU KPK kepada kadernya di DPR. Mega mengingatkan bahwa KPK lahir di masa kepemimpinannya sebagai presiden.

“Beliau hanya menyampaikan, ‘Saya yang menginisasi pendirian KPK dalam rangka pemberantasan korupsi, pertahankan semangat itu’,” ujar anggota Komisi III ini, menirukan perkataan Mega.

PDI Perjuangan merupakan 1 dari 6 fraksi di DPR yang mengusulkan revisi UU KPK. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Mengenal Gemblidik Race, Balapan Sepeda Kayu Asal Lumbang Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Ajang olahraga tradisional balap papan kayu gelindingan, Gemblidik Race 2026, berlangsung ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pencarian Korban Virgo Transport 8 Jadi Prioritas, Minta Sistem Keselamatan Pelayaran Dibenahi

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani meminta operasi pencarian dan penyelamatan korban KMP Virgo Transport 8 yang ...
SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...
HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...