Sabtu
07 Maret 2026 | 1 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi dan Prabowo Ajak Rakyat Lebih Rileks Hadapi Situasi

pdip-jatim-jokowi-prabowo-naik-kuda

pdip-jatim-jokowi-prabowo-naik-kudaJAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira berpendapat, aksi menunggang kuda antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjukkan upaya kedua pemimpin untuk mau saling memahami.

Menurut Andreas, kedua negarawan yang pernah bersaing dalam Pilpres 2014 lalu itu  mengajak rakyat lebih rileks dalam menghadapi situasi saat ini.

Hal itu disampaikan Andreas terkait kunjungan Presiden Jokowi ke kediaman Prabowo, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Pertemuan keduanya sejak pukul 13.00 WIB. Tampak hadir Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan.

Di sela pertemuan itu, Jokowi yang mengenakan batik cokelat lengan panjang dengan memakai topi, menaiki kuda berwarna putih. Sedang Prabowo yang memakai kemeja putih lengan panjang juga memakai topi, naik kuda berwarna cokelat.

Andreas menilai, pertemuan Jokowi dengan Prabowo memberikan makna penting untuk situasi negara. Kedua pemimpin itu, sebutnya, mampu mengatasi egonya masing-masing untuk kepentingan yang lebih besar bagi bangsa dan negara.

“Sebagai presiden, Jokowi menunjukkan kerendahan hati dan sikap gentleman untuk berbicara dengan figur tepat untuk bersama meredakan berbagai ketegangan politik. Ini menunjukkan intuisi politik yang tajam,” katanya.

Anggota Komisi I DPR itu juga melihat reaksi Prabowo yang penuh persahabatan menyambut Presiden Jokowi menunjukkan sikap kenegarawanannya. Pertemuan itu, tambah dia, paling tidak memberi kesejukan di tengah isu demo besar pada 4 November depan.

Sementara itu, saat ditanya wartawan mengenai suasana politik menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 mendatang, Presiden Jokowi berharap semua tokoh-tokoh agama ikut mendinginkan suasana dan ikut memberikan kesejukan.

Tokoh-tokoh politik juga diminta sama, mendinginkan suasana dan ikut memberikan kesejukan.

Menurut Jokowi, rivalitas antara dirinya dengan Prabowo ada pada saat pemilihan presiden, dan itu merupakan perwujudan demokrasi.

“Tapi setelah itu kita bersama-sama, bahu-membahu membangun negara dari segala sisi. Saya kira itu yang ingin kita sampaikan,” kata Jokowi kepada wartawan, saat di kediaman Prabowo Subianto.

Diakui, mungkin tahun 2019 bisa saja nanti ada rivalitas lagi, tapi setelah itu, bahu-membahu lagi. “Saya kira hal-hal seperti ini yang tadi disampaikan Pak Prabowo tadi di dalam sampai makan,” ungkap Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses, Khairul Anam Tampung Aspirasi Warga Kraksaan soal Infrastruktur dan Kesejahteraan

KABUPATEN PROBOLINGGO – Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Khoirul Anam menggelar pertemuan dengan warga Kraksaan, ...
LEGISLATIF

Reses DPRD Madiun Soroti Fasilitas Kelas 1 SD dan Jalan Lingkungan Warga

MADIUN – Kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan dasar, khususnya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di ...
LEGISLATIF

Diduga Langgar SE Wali Kota, Didik Beldex Minta Hiburan Malam di Suramadu Ditertibkan

SURABAYA – Dugaan masih beroperasinya warung remang-remang dan house musik di kawasan pesisir sekitar Jembatan ...
KABAR CABANG

Rumah Warga Tertimpa Pohon, PDIP Kabupaten Blitar Salurkan Bantuan dan Ingatkan Antisipasi

BLITAR – Siang itu suasana di sejumlah desa di Kecamatan Sanankulon masih menyisakan bekas kepanikan. Atap rumah ...
KABAR CABANG

Ramadan Penuh Berkah, PDIP Kabupaten Mojokerto Berbagi 500 Paket Sembako untuk Wong Cilik

MOJOKERTO – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto, ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Awasi Ketat Kinerja Satgas THR, Pastikan Hak Buruh Tak Diabaikan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawasi secara ketat kinerja Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan ...