Selasa
21 April 2026 | 9 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang PTM, Ada Pesan dari Bupati Novi untuk Orangtua Siswa

pdip-jatim-mas-novi-rahman-nganjuk-140421-1

SURABAYA – Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat mengatakan, pihaknya terus mempersiapkan secara matang terkait bakal dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli mendatang.

Persiapan itu, di antaranya vaksinasi semua guru atau pendidik yang telah rampung, hingga penyiapan sarana dan prasarana di sekolah.

“Caranya kan tidak mungkin kita masukkan serentak, tidak. Ada tata caranya, kelas kita bagi, anak didik kita batasi jumlahnya, masuknya mereka ke sekolah juga kita atur. Mungkin seminggu hanya dua kali saja. Jamnya kita batasi. Sarana prasarana juga sudah ditata,” kata Novi, Kamis (15/4/2021).

Novi juga berpesan, dengan dimulainya pembelajaran tatap muka nanti masyarakat agar tetap berhati-hati dalam menjalankan pola hidup baru. Mengingat hingga kini masyarakat masih belum terbebas dari pandemi Covid-19.

“Saya minta kepada masyarakat agar tetap waspada, hati-hati, dan menerapkan protokol kesehatan bagi anak-anaknya. Saya juga sudah membatasi bagi sekolah-sekolah untuk tidak banyak membuka warung-warung, sehingga jamnya nanti kita batasi. Saat pulang, anak-anak harus langsung pulang, tidak boleh main ke mana-mana,” ujarnya.

“Semoga kondisi nanti semakin baik, walaupun hingga saat ini vaksin belum merata. Insya Allah dengan mengajak masyarakat menerapkan disiplin protokol kesehatan, kita akan bisa menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nganjuk,” sambungnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Novi ini menambahkan, sampai sekarang, vaksinasi Covid-19 di wilayah Nganjuk masih rendah, yakni baru 6 persen dari jumlah total penduduk.

“Vaksinasi kita masih kecil, karena jatahnya nunggu dari pusat. Kabupaten Nganjuk baru 6 persen dari satu juta dua ratus penduduk. Baru segitu kurang lebihnya. Sehingga vaksinasi ini dibutuhkan betul oleh masyarakat,” beber Novi.

Lantaran terkait vaksinasi pihaknya hanya bisa menunggu dari pusat, ia tetap mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Diharapkan, adanya vaksinasi ini juga bisa segera memulihkan perekonomian masyarakat setempat.

“Alhamdulillah Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan sudah kita vaksin semuanya, masyarakat sebagian sudah kita vaksin. Dengan adanya vaksin yang sudah berjalan ini, Insya Allah di Kabupaten Nganjuk nanti akan bisa memulihkan perekonomian dengan adanya imunitas yang semakin baik di masyarakat,” tandasnya. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Kerja Nyata Jadi Fondasi Perjuangan Partai

PDI Perjuangan Trenggalek tekankan pengabdian kader ke masyarakat, tak hanya fokus elektoral, usai Musancab ...
KABAR CABANG

Hari Kartini, PDI Perjuangan Banyuwangi Teladani Perjuangan Buyut Atikah Jaga Harmoni Kehidupan

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Kartini dengan menggelar ...
HEADLINE

Hari Kartini, FPDIP DPRD Jatim Terima Pengaduan dari Keluarga Santri Putri Korban Pencabulan

SURABAYA – Satu keluarga asal Kota Surabaya, mengadukan dugaan tindak pencabulan dialami anak gadisnya oleh ...
EKSEKUTIF

Delapan RS Kolaborasi, Surabaya Genjot Wisata Medis

Pemkot Surabaya meluncurkan Medical Tourism di Balai Kota, targetkan pasien nasional hingga mancanegara dengan ...
EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...