Kamis
27 Agustus 2026 | 9 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Hari Buruh, Ini Pesan Bupati Nganjuk dari Makam Marsinah

pdip-jatim-ziarah-ke-marsinah-290421

NGANJUK – Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Nganjuk berziarah ke makam Marsinah di Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro, Kamis (29/4/2021). Pada kesempatan itu Novi menyampaikan pesannya kepada masyarakat maupun pekerja yang akan melakukan ziarah ke makam pejuang perburuhan itu.

Pimpinan maupun perwakilan dari eksekutif maupun instansi vertikal menggelar doa bersama dan tabur bunga di makam Marsinah. Dari eksekutif yakni Bupati-Wakil Bupati Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat dan Marhaen Djumadi.

Kemudian Kepala Polres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Pratama, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Inf Gregorius Luky Ariesta, Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Nophy Tennophero South SH MH, Sekretaris Daerah Moh Yasin, serta sejumlah pejabat pemerintah kabupaten.

Usai kegiatan, Bupati Novi menjelaskan jika makam Marsinah dibuka untuk masyarakat umum yang ingin berziarah. Tetapi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker maupun cuci tangan.

“Siapapun boleh berziarah. Tapi tidak boleh berkerumun. Misalkan pengunjung dibatasi 50 persen dan bergantian. Tempat cuci tangan nanti juga akan disiapkan. Saya minta untuk seluruh serikat buruh dan pekerja agar tertib dan disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berziarah,” pesan bupati Novi.

Bagi masyarakat yang ingin berziarah bisa datang terlebih dahulu ke Balai Desa Nglundo untuk ikut melakukan pengajian dan khataman di Balai Desa Nglundo sebelum dilanjutkan ziarah ke makam Marsinah.

“Jadi kegiatan hari buruh kali ini diganti dengan berdoa bersama dan hataman Qur’an. Kegiatan ziarah ke makam Marsinah pun juga akan dijaga ketat oleh pihak kemanan untuk memastikan protokol kesehatan,” ujar Novi.

Seperti apa yang disampaikan Bupati Novi, Kepala Desa Nglundo Mohammad Ansori mengatakan, peringatan hari buruh tahun ini berbeda dengan tahun–tahun sebelumnya. “Karena masa pandemi, Bapak Bupati meminta untuk dilakukan penyekatan,” kata dia. (dyk/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Ingatkan Ayah Tak Cukup Jadi Pencari Nafkah, Harus Hadir untuk Anak

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan para ayah agar tidak hanya menjalankan peran sebagai pencari ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah: Teknologi Harus Diolah Jadi Peluang, Bukan Sekadar Konsumsi

JOMBANG – Anggota DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mendorong masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, ...
LEGISLATIF

Novita Dorong Pacitan Naik Kelas Jadi Destinasi Incentive Trip Berkelas Nasional

PACITAN – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong Kabupaten Pacitan mengoptimalkan kekayaan wisata alam ...
EKSEKUTIF

Kekeringan Mengancam, Bupati Yani Gerak Cepat Kirim 20 Ribu Liter Air Bersih ke Tenggor

GRESIK – Ancaman kekurangan air bersih mulai menghantui sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik bergerak ...