Kamis
14 Mei 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Jangan Pernah Takut, Karena Kita Bangsa Besar!”

pdip-jatim-pak-kus-penataran1

BLITAR – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi mengatakan, relief di dinding Pendopo Teras, salah satu bagian bangunan di area Candi Penataran, Blitar, bisa menjadi penyemangat bagi bangsa Indonesia untuk maju dan menjadi bangsa besar.

Menurut Kusnadi, di era kekinian, bangsa Indonesia seharusnya tidak boleh kalah dengan bangsa lain dalam segala hal.

“Kita ini bangsa besar, peradaban kita sudah maju dan bahkan pernah menguasai separo dunia,” kata Kusnadi.

“Kenapa sih kita harus khawatir dengan bangsa lain. Jangan pernah takut menjadi bangsa Indonesia, karena kita bangsa besar,” tegasnya.

Saat mengunjungi komplek Candi Penataran di Nglegok, Kabupaten Blitar akhir pekan lalu, Kusnadi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini  mendapat penjelasan secara detil soal relief di pendopo teras, dari Eva Kusuma Sundari, anggota DPR RI.

Relief candi yang menyimpan misteri legenda Panji itu, di antaranya menggambarkan sosok laki-laki yang mengenakan tekes (penutup kepala).

Baca: Pak Kus: Alun-alun Tulungagung Layak Sebagai Lokasi Wisata

Selain legenda asmara, menurut Eva, laki-laki bertopi mirip helm itu juga menggambarkan seorang ksatria di zaman kejayaan kerajaan Nusantara yang ahli diplomasi dengan bangsa-bangsa luar. Misalnya Tiongkok, Yahudi, hingga suku Maya di Amerika.

Yang paling penting jika dikaitkan dengan revolusi mental yang dicanangkan pemerintahan Presiden Jokowi, jelas Eva, ini menunjukkan keunggulan dari kepribadian/peradaban kita di masa lalu.

Juga soal pernyataan Bung Karno yang mengajak untuk membangun jiwa-jiwa pemuda yang putih dan berapi-api untuk mencintai tanah air, hal itu sudah punya landasan yang kuat sekali.

“Pak Jokowi juga pernah menyatakan seperti itu, bahwa negara kita pernah maju dan luas sekali wilayahnya. Pak Jokowi pingin melompat maju berdasarkan kepribadian bangsa Indonesia,” jelas legislator asal dapil 6 Jatim tersebut.

Baca juga: Pak Kus: Warkop Cethe Tulungagung Luar Biasa

Area percandian Penataran berada di lahan seluas 12.946 meter persegi. Dari pintu masuk di sebelah barat, akan ditemui dua patung Dwarapala.

Pendopo Teras sebagai bangunan berikutnya ada di sebelah tenggara Bale Agung. Pendopo ini memiliki panjang 29,05 meter, lebar 9,22 meter, dan tinggi 1,5 meter.

Pada sisi barat, ada dua pintu dengan anak tangga kecil. Di sekeliling dindingnya dipenuhi relief.

Beberapa bangunan bagian dari Candi Penataran juga tak luput dari perhatian Kusnadi dan anggota rombongan. Di antaranya Pendopo Agung, Candi Angka Tahun, Candi Naga, dan Candi Induk.

Saat di petirtaan yang letaknya di belakang Candi Induk dengan posisi yang lebih rendah, Kusnadi dan Eva sempat membasuh muka untuk merasakan kesegaran airnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...