Sabtu
10 Oktober 2026 | 3 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pak Kus: Warkop Cethe Tulungagung Luar Biasa

pdip-jatim-pak-kus-nyethe1

TULUNGAGUNG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi, menyempatkan diri menikmati sajian kopi  khas Tulungagung, di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (18/3/2017) malam.

Kedatangan Kusnadi ke desa yang memiliki sekitar 60 warung kopi itu atas ajakan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, usai menikmati pertunjukan seni budaya jaranan di alun-alun depan pendopo kabupaten setempat.

“Luar biasa. Ternyata potensi ekonomi warung kopi di sini tidak kalah dengan usaha lainnya. Malah hasilnya sangat mensejahterakan pemiliknya,” kata Kusnadi, saat mampir di warung kopi (warkop) Mak Tin, di depan Balai Desa Bolorejo.

Politisi  yang akrab disapa Pak Kus ini menyebut potensi ekonomi warkop di Tulungagung sangat bagus, setelah dia melihat sendiri pengunjung warkop Mak Tin.

Menurut Kusnadi, pemilik warkop Mak Tin bisa menghasilkan pendapatan bersih di kisaran Rp 5 juta sehari. “Bayangkan, sehari warung ini menghabiskan 1 kuintal gula, dan 60 kilogram kopi,” ujarnya.

Kondisi serupa juga dilihat Pak Kus di Warkop Mak Waris di desa yang sama. Meski lokasinya agak masuk ke dalam gang, pengunjung Warkop Mak Waris pun memenuhi bangku-bangku panjang yang mengitari meja-meja kayu.

Sama dengan warkop Mak Tin, pengunjung warkop Mak Waris didominasi anak-anak muda yang menikmati rokok sambil memainkan smartphone.

Yang membedakan dengan warkop di daerah lainnya, sebagian besar pengunjung warkop ini melukis batang rokoknya dengan cethe, atau ampas kopi.

Mereka melukis beberapa batang rokoknya, dengan bermacam motif, dan memajangnya di sisi piring kecil alas gelas (lepek).

(Baca juga: Eva Sarankan Petani Kopi Gunung Wilis Bentuk Koperasi)

Setelah agak kering, mereka mulai menikmati rokok berbalut lukisan dari cethe. Tak ayal, asap rokok beraroma kopi pun memenuhi warkop.

Kusnadi mengaku salut dengan kebiasaan ‘nyethe’ yang membudaya di masyarakat Tulungagung. Apalagi, banyak warga Tulungagung yang terangkat ekonominya dari usaha membuka warkop ini.

Tidak hanya di wilayah Kauman, tapi juga menyebar di kawasan Tulungagung lainnya.

Pada kesempatan itu, Kusnadi juga menikmati kopi cethe Tulungagung yang punya aroma dan rasa khas. Pak Kus juga berbincang dengan anak-anak muda yang sedang nyethe. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...