Selasa
23 Juni 2026 | 6 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eva Sarankan Petani Kopi Gunung Wilis Bentuk Koperasi

pdip-jatim-eva-reses-tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Eva Sundari menyarankan para petani pembudidaya kopi Gunung Wilis mendirikan koperasi. Dengan membentuk badan hukum Indonesia itu, diharapkan aspirasi mereka bisa diperjuangkan.

“Selain koperasi adalah amanat konstitusi, koperasi juga terbukti  bisa ekspansi di luar negeri seperti Anlene, Carefur, atau Bank ABN Amro, dan lainnya,” kata Eva Sundari, Minggu (5/3/2017).

Saran ini dia sampaikan setelah mendengar aspirasi, dan menampung persoalan yang dihadapi petani kopi Gunung Wilis. Serap aspirasi terkait masa reses DPR RI Maret 2017 ini berlangsung di Omah Kopi, Dusun Surenpaten, Desa Balerejo, Tulungagung pada Jumat (3/3/17) malam.

Di acara tersebut, ungkap Eva, hadir suami istri Sutrimo yang menginisiasi budidaya kopi Gunung Wilis, dan langkah ini telah diikuti beberapa petani tetangga mereka.

Hasil Produk Kopi Gunung Wilis jenis Arabica ini, kemudian diolah oleh seorang  pengusaha Kurnia Ika Kusuma dengan mendirikan Pabrik Kopi Lintang, sekaligus mendirikan Omah Kopi untuk pemasarannya.

Upaya mengendalikan hulu hingga hilir oleh komunitas ini menghadapi kendala, karena meski sudah didampangi konsultan dari BI Kediri yaitu Mas’ud Asjari.

“Produktivitas kopi para petani rendah, padahal harga dan permintaan selalu naik. Sayang banget kan?” ujarnya

Selain ingin mendapat pendampingan, komunitas ini juga ingin mengajak petani2 di 5 kabupaten lainnya di lereng Gunung Wilis (Kediri, Nganjuk, Blitar, Madiun, Trenggalek) untuk bergabung dalam bisnis kopi ini.

Eva Sundari menyambut baik keinginan merka. “Peluang kopi amat menjanjikan, ada prediksi internasional yang menyatakan akan ada kelangkaan kopi dunia tahun 2025,” kata Eva.

Dia menyebutkan, kopi Gunung Wilis punya banyak faktor keunggulan untuk branding. Misalnya, tata cara khas minum kopi ini, yakni ‘kopi gigit’, di mana gula kelapa digigit sebelum menyeruput kopi.

Keistimewaan yang lain kopi wilis ini adalah, lendetnya (endapan) kopi yang halus bisa untuk bahan seni lukis cethe di atas media sebatang rokok. Kuasnya bisa silet, benang atau batang korek korek api yang dilancipkan setelah dibakar.

“Selain batang rokok, seni lukis cethe ini juga bisa dipakai untuk melukis botol maupun di atas kain kanvas biasa,” pungkas Eva. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Kerahkan 31 Armada Tangani Genangan Usai Hujan Deras Dua Hari

Pemkot Surabaya mengerahkan 31 armada untuk menangani genangan akibat hujan deras selama dua hari. Wali Kota Eri ...
EKSEKUTIF

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Lamongan Cermati 1.228 Pengajuan Dispensasi Kawin

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka perkawinan anak di ...
KRONIK

Risma Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sigi, Pastikan Bantuan PDIP Tepat Sasaran untuk Warga

Tri Rismaharini turun langsung ke lokasi gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, untuk memetakan kebutuhan warga ...
KRONIK

Risma Ingatkan Warga Sulteng Jangan Anggap Remeh Gempa Kecil

Tri Rismaharini mengingatkan warga Sulawesi Tengah agar tidak meremehkan gempa kecil serta mendorong pembangunan ...
KABAR CABANG

Tumpeng Nasi Jagung, Sholawat, dan Harapan Petani Jember di Haul Bung Karno 

Di tengah hujan yang mengguyur Jember, seorang petani membawa tumpeng nasi jagung ke Haul Bung Karno. Sebuah simbol ...