Rabu
21 Oktober 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ita Taufiq Khawatir Maraknya Kekerasan terhadap Anak

pdip jatim - Ita Tufiqurrahman Nganjuk

pdip jatim - Ita Tufiqurrahman NganjukNGANJUK – Persoalan keluarga, perempuan, dan anak, mendapat perhatian khusus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Dra Hj Ita Taufiqurrahman Ak MSi. Selama dua hari akhir pekan lalu, istri Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk ini menghabiskan waktunya mengurusi program keluarga berencana (KB), dan pendidikan anak usia dini.

Untuk menjaring banyak peserta KB dari pasangan usia subur (PUS), pada Sabtu (24/10/2015), Ita menemui ratusan kader penyuluh KB di Balai Kelurahan Begadung. Selain memberi arahan, dia sekaligus menguji kemampuan mereka dalam memberikan penyuluhan KB.

Para penyuluh diminta mempraktikkan cara mensosialisasikan program KB kepada masyarakat. Ita juga memberikan beberapa pertanyaan tentang pengetahuan KB, khususnya tentang metode operasi pria (MOP) dan metode operasi wanita (MOW).

“Pengetahuan para kader sungguh luar biasa. Tapi mereka juga harus terus belajar meningkatkan kemampuannya agar bisa mengajak dan semakin banyak masyarakat untuk ikut KB,” katanya.

Aktivitas istri Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk, Taufiqurrahman ini sebagai upaya ikut menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang mengajak pasangan usia subur mengikuti program KB jangka panjang.

Sementara itu, Ita Taufiqurrahman juga menyatakan, kekerasan terhadap anak-anak yang belakangan ini marak terjadi di sejumlah tempat di Indonesia, menimbulkan kekhawatiran sendiri terhadap tumbuh kembang anak.

“Padahal perkembangan anak, terutama mereka yang masih berusia dini sangat menentukan karakternya di masa depan,” kata Ita, di sela acara sosialisasi bertema “Peran Bunda PAUD dalam Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak”.

Acara yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Kabupaten Nganjuk itu digelar di Ruang Rapat Anjuk Ladang, Sabtu dan Minggu 24-25 Oktober 2015. Ita Taufiq sebagai Bunda PAUD Kabupaten Nganjuk yang membuka acara itu juga mengajak seluruh Bunda PAUD untuk berkreasi serta berinovasi dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak.

Dia minta para Bunda PAUD untuk selalu tanggap situasi dan ikut berperan aktif dalam penanggulangan masalah yang mungkin terjadi pada anak-anak usia dini. Termasuk perilaku kekerasan terhadap anak. “Mereka harus disayang dan dilindungi,” tuturnya. (endy)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Abidin Fikri Salurkan 99 Alat Bantu Disabilitas untuk Warga Bojonegoro dan Tuban

BOJONEGORO – Upaya penanganan masalah kesejahteraan sosial dan pemenuhan hak kelompok disabilitas terus diwujudkan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Desak Gubernur Perkuat Mitigasi: Jangan Tunggu Air Habis dan Hutan Terbakar

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengevaluasi ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan di SD-SMP Negeri Surabaya Mulai November 2026

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri di Kota Surabaya melakukan pungutan dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...