Minggu
24 Mei 2026 | 2 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Istri Gus Dur Gelar Buka Puasa Kebangsaan di Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kami Sangat Bahagia

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-14032025

BANYUWANGI – Dr. (HC) Nyai Hj. Sinta Nuriyah Wahid menyerukan pentingnya solidaritas kebangsaan di tengah kehidupan.

“Puasa ini tidak semata ibadah kepada Allah Swt, tapi juga menekankan pentingnya solidaritas kebangsaan,” Nyai Sinta.

Seruan tersebut disampaikan Nyai Sinta saat gelaran buka bersama lintas elemen bangsa di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Banyuwangi pada Kamis (13/3/2025).

“Semua masyarakat tanpa pandang bulu. Suku apa saja, agama apa saja, profesi apa saja harus saling tolong menolong sebagai sesama umat manusia, sebagai sesama anak bangsa,” lanjut istri presiden keempat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, itu di hadapan peserta.

Tampak hadir dalam acara buka bersama kebangsaan itu, di antaranya, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, anggota DPRD Banyuwangi, Makrifatul Kamilah, Wakil Kapolresta Banyuwangi dan sejumlah perwakilan Forkopimda lainnya.

Tokoh agama lintas iman juga tampak hadir. Dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi, PCNU Banyuwangi, Muhammadiyah, LDII, Tri Dharma, FKUB, Walubi dan sejumlah perwakilan ormas keagamaan lainnya.

Menariknya, buka bersama itu juga diikuti oleh para pelaku layanan publik garis depan, seperti petugas kebersihan dan juru parkir. Berbaur bersama dengan tukang becak dan komunitas masyarakat lainnya.

“Saya telah keliling lebih dari 30 tahun. Rutin tiap Ramadan. Menyapa semua lapisan masyarakat. Bahkan, para pengamen sampai pemulung,” ujar istri mendiang Gus Dur itu.

Beberapa kali bahkan digelar di Banyuwangi. Tahun kemarin dilaksanakan di salah satu pura dan sahur bersama di desa pinggiran hutan. “Cukup sering saya di Banyuwangi,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Ipuk mengapresiasi kehadiran Sinta Nuriyah ke Banyuwangi. “Sungguh kami sangat bahagia di Banyuwangi mendapatkan perhatian dari Bu Nyai. Ini menjadi spirit bagi kami semua,” ujar Ipuk.

Banyuwangi, lanjut Ipuk, berusaha untuk terus memberikan pelayanan inklusif bagi semua kalangan. Desentralisasi pelayanan publik untuk menjangkau seluruh masyarakat, digitalisasi untuk mempermudah akses hingga penguatan ketahanan sosial lainnya.

“Segmentasi perempuan dan keluarga juga menjadi perhatian kami. Kami menyiapkan ruang rindu sebagai ruang konsultasi bagi perempuan, penanganan stanting hingga ibu hamil resiko tinggi,” tutur politisi PDI Perjuangan itu. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Asa Petani Tembakau Ngawi, Berharap Cuan di Tengah Melambungnya Biaya Produksi

NGAWI – Musim kemarau tahun 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dan terik. Kondisi ini menjadi tantangan bagi ...
KABAR CABANG

Widarto: PAC dan Ranting PDIP Harus Hadir Jadi Solusi Problem Rakyat

Widarto meminta PAC dan Ranting PDIP di Jember hadir menjadi solusi persoalan rakyat melalui kerja nyata, disiplin ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Luncurkan “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Kelola Sampah dari Rumah

Eri Irawan meluncurkan program “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengolah sampah dari ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jember Soroti Ancaman Alih Fungsi Lahan Usai Nonton Film Pesta Babi

Anggota DPRD Jember Candra Ary Fianto menyoroti ancaman alih fungsi lahan dan ketahanan pangan usai menonton film ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Gresik, Kader Diingatkan untuk Konsisten Hadir di Tengah Rakyat

GRESIK – Anggota DPR RI Komisi VII, Nila Yani Hardiyanti menekankan pentingnya peran partai politik untuk hadir di ...
EKSEKUTIF

Kabupaten Kediri Jadi Daerah Bongkar Ratoon Tebu Terluas di Indonesia

Kabupaten Kediri menjadi daerah dengan program bongkar ratoon tebu terluas di Indonesia sebagai bagian dari upaya ...