Senin
24 Agustus 2026 | 11 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Istri Gus Dur Gelar Buka Puasa Kebangsaan di Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kami Sangat Bahagia

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-14032025

BANYUWANGI – Dr. (HC) Nyai Hj. Sinta Nuriyah Wahid menyerukan pentingnya solidaritas kebangsaan di tengah kehidupan.

“Puasa ini tidak semata ibadah kepada Allah Swt, tapi juga menekankan pentingnya solidaritas kebangsaan,” Nyai Sinta.

Seruan tersebut disampaikan Nyai Sinta saat gelaran buka bersama lintas elemen bangsa di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Banyuwangi pada Kamis (13/3/2025).

“Semua masyarakat tanpa pandang bulu. Suku apa saja, agama apa saja, profesi apa saja harus saling tolong menolong sebagai sesama umat manusia, sebagai sesama anak bangsa,” lanjut istri presiden keempat Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, itu di hadapan peserta.

Tampak hadir dalam acara buka bersama kebangsaan itu, di antaranya, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, anggota DPRD Banyuwangi, Makrifatul Kamilah, Wakil Kapolresta Banyuwangi dan sejumlah perwakilan Forkopimda lainnya.

Tokoh agama lintas iman juga tampak hadir. Dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi, PCNU Banyuwangi, Muhammadiyah, LDII, Tri Dharma, FKUB, Walubi dan sejumlah perwakilan ormas keagamaan lainnya.

Menariknya, buka bersama itu juga diikuti oleh para pelaku layanan publik garis depan, seperti petugas kebersihan dan juru parkir. Berbaur bersama dengan tukang becak dan komunitas masyarakat lainnya.

“Saya telah keliling lebih dari 30 tahun. Rutin tiap Ramadan. Menyapa semua lapisan masyarakat. Bahkan, para pengamen sampai pemulung,” ujar istri mendiang Gus Dur itu.

Beberapa kali bahkan digelar di Banyuwangi. Tahun kemarin dilaksanakan di salah satu pura dan sahur bersama di desa pinggiran hutan. “Cukup sering saya di Banyuwangi,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Ipuk mengapresiasi kehadiran Sinta Nuriyah ke Banyuwangi. “Sungguh kami sangat bahagia di Banyuwangi mendapatkan perhatian dari Bu Nyai. Ini menjadi spirit bagi kami semua,” ujar Ipuk.

Banyuwangi, lanjut Ipuk, berusaha untuk terus memberikan pelayanan inklusif bagi semua kalangan. Desentralisasi pelayanan publik untuk menjangkau seluruh masyarakat, digitalisasi untuk mempermudah akses hingga penguatan ketahanan sosial lainnya.

“Segmentasi perempuan dan keluarga juga menjadi perhatian kami. Kami menyiapkan ruang rindu sebagai ruang konsultasi bagi perempuan, penanganan stanting hingga ibu hamil resiko tinggi,” tutur politisi PDI Perjuangan itu. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...