Jumat
04 September 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Interupsi Pembahasan RAPBD Lumajang 2022, Supratman Sampaikan Ini

pdip-jatim-211128-supratman-1

LUMAJANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lumajang, Supratman menginterupsi pembahasan Rancangan APBD tahun 2022 Kabupaten Lumajang saat rapat paripurna bersama badan anggaran (Banggar) di Gedung DPRD setempat, Sabtu (27/11/2021) sore.

Interupsi dia lakukan karena ada beberapa hal yang belum masuk dalam prioritas APBD tahun 2022. Yakni persoalan yang menurutnya menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat Lumajang.

Masukan dari masyarakat tersebut, kata Supratman, menjadi perhatian dan diperjuangkan fraksinya. Salah satunya, sebut dia, di bidang kesehatan.

“Beberapa puskesmas pembantu (Pustu) di wilayah Kecamatan Pronojiwo saat ini kondisinya memprihatinkan dan perlu mendapatkan perhatian. Baik dari segi fasilitas serta sarana dan prasarananya,” beber Supratman di Lumajang, Minggu.

Ketua Komisi D DPRD Lumajang ini menyayangkan pemerintah kabupaten yang seolah tidak memperhatikan bidang kesehatan. Terbukti, kurangnya pengalokasian anggaran APBD tahun 2022 di bidang kesehatan yang masih minim.

Tak hanya itu, dalam rapat paripurna tersebut, Supratman juga mengusulkan supaya ada program peningkatan kapasitas tenaga pendidikan guru tentang wawasan kebangsaan.

Menurutnya, guru merupakan garda terdepan dalam memberikan pendidikan kepada generasi penerus bangsa ini.

“Ini juga harus dilakukan. Tenaga pendidik yang berkualitas, akan menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas pula,” tandas legislator yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Lumajang tersebut.

Dia pun menyampaikan masalah kepemudaan, yakni dengan mengusulkan program penguatan karang taruna.

Menurutnya, saat ini hampir seluruh wilayah di Lumajang sudah terbentuk karang taruna. Meski demikian, belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah terkait pengembangan karang taruna.

“Perhatian serius dari pemkab tentu membuat pemuda di Lumajang dapat melakukan aktifitas positif melalui karang taruna,” jelasnya.

Supratman berharap, supaya pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran di tahun 2022 untuk keperluan masyarakat, khususnya pembangunan sumber daya manusia. (ndy/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...