Kamis
16 Juli 2026 | 9 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Strategi Eri Cahyadi Antisipasi DBD di Surabaya

pdip-jatim-220508-kenpark-ec-3

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak warga Kota Pahlawan mengantisipasi demam berdarah dengue (DBD). Saat ini, Kader Surabaya Hebat (KSH) telah diterjunkan untuk ikut melakukan antisipasi.

Selain langsung mengecek potensi jentik nyamuk di berbagai tempat penampungan air milik warga, KSH juga mengajak partisipasi masyarakat. Sebagaimana diketahui, KSH juga memiliki tugas sebagai Juru Pemantau Jentik (jumantik).

Pemantauan jentik nyamuk pada tempat penampungan air menjadi salah satu strategi mengantisipasi habitat nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus dengue yang menyebabkan penyakit demam berdarah.

Berbagai penampungan air seperti bak mandi, genangan, tumpukan barang bekas dan beberapa barang lainnya harus dipastikan tak menjadi habitat nyamuk.

“Para KSH bergerak di masing-masing wilayahnya. Termasuk, mengecek ada genangan air atau tidak,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis (6/10/2022).

Meski demikian, sebut Eri, partisipasi masyarakat lebih penting. Masing-masing harus memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

Sosialisasi pun dilakukan melalui petugas puskesmas hingga pegawai kelurahan dan kecamatan. “Tidak bisa kalau diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Sehingga, perlu adanya kolaborasi,” tegasnya.

Bukan hanya soal pencegahan, pihaknya juga menyiapkan langkah apabila menemukan kasus baru. Termasuk antisipasi agar wabah tak meluas ke daerah lain.

“Kami juga bersinergi dengan seluruh rumah sakit di Surabaya, sehingga kalau ada yang sakit itu tahu, ini (orang) kena DBD di wilayah mana. Dengan seperti itu, kemudian meng-cover zona tersebut agar tidak menyebar ke wilayah lain,” jelasnya.

Edukasi juga dilakukan dengan mendatangi sekolah. “Sekolah-sekolah kami gerakkan, kami edukasi bagaimana menjaga kebersihan lingkungan dan toiletnya,” ungkap wali kota yang juga kader Banteng tersebut.

“Selain itu, ketika ada penularan DBD warga bisa menghubungi call center. Pencegahan inilah yang kami utamakan, lebih baik daripada mengobati,” sambungnya.

Untuk diketahui, Data Dinas Kesehatan Surabaya, jumlah kasus DBD di Kota Pahlawan dalam setahun mencapai 187 kasus. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...