Selasa
15 September 2026 | 5 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Saran Legislator agar Serapan Anggaran Lebih Maksimal

pdip jatim - Syaifuddin Zuhri Sek DPC Sby

pdip jatim - Syaifuddin Zuhri Sek DPC SbySURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Saifuddin Zuhri mendesak pemerintah kota, dalam hal ini Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko), berinovasi, atau membuat terobosan penting terkait rendahnya serapan APBD.

Desakan ini disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut untuk meminimalkan persoalan yang hampir terjadi setiap tahun. Yakni rendahnya serapan anggaran APBD 2015 di masing-masing Satuan Kerja Pemerinrah Daerah (SKPD) Pemkot Surabaya.

Syaifuddin berpendapat, sumber keterlambatan dan rendahnya serapan anggaran ada di Bappeko. Menurut dia, seharusnya Bappeko sudah bisa menghitung schedule waktu, sejak proses perencanaan hingga pelaksanaan. Ini perlu dilakukan agar tidak ada kesan penyanderaan anggaran.

“Bappeko juga harus bisa membuat terobosan baru dengan acuan penyerapan tahun sebelumnya. Ini kan sudah terjadi bertahun-tahun,” kata Ipuk, sapaan Syaifuddin Zuhri, kemarin.

Dia mencontohkan bidang perencanaan yang selama ini dianggap sebagai sub pekerjaan penghambat serapan anggaran. Jika kajian itu benar, jelas Ipuk, seharusnya bidang ini sudah masuk dalam program RAPBD tahun sebelumnya, yang dilakukan dalam pembahasan PAK, sebagai persiapan APBD tahun berikutnya.

Kalau langkah itu dilakukan, dia yakin bisa meminimalkan rendahnya serapan anggaran. Sebab proses lelang bisa dilakukan lebih awal, dan pelaksanaan program pun bisa tepat waktu.

Dengan catatan, tambah Ipuk, ada staf Bappeko yang mendampingi masing-masing SKPD. Sehingga SKPD mampu merencanakan, sekaligus merumuskan apa sebenarnya yang dia butuhkan.

“Jangan malah hanya dicekoki (program) saja. Begitu juga sebaliknya SKPD, harus berani menyampaikan jika ternyata program dan anggaran yang telah diplot Bappeko itu tidak cukup, atau bahkan tidak logis. Karena akan berpengaruh terhadap kinerja di SKPD-nya,” tandas anggota dewan yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan itu.

Dia memprediksi, yang terjadi selama ini hampir semua SKPD ‘tidak mampu’ menyusun program. Mereka mencari cara gampang, dengan menyerahkan semua urusan kepada Bappeko, meski ada risiko program maupun anggaran yang disusun melewati kemampuan SKPD.

Konsekuensinya, banyak program SKPD yang kaitannya dengan penyerapan tidak bisa dijalankan, dengan alasan pagunya tidak mencukupi. “Bisa jadi juga karena SKPD yang tidak punya kemampuan untuk itu (menyusun program), sehingga menyerahkan sepenuhnya kepada Bappeko.

Setelah diplot, tambah dia, SKPD tidak punya keberanian untuk menolak. “Akibatnya keteteran sendiri. Salah satu kasusnya tidak mampu menyerap anggaran secara ontime dan maksimal,” ucapnya.

Pihaknya berharap, evaluasi ini jadi masukan berharga bagi Bappeko. Selain bisa mengoptimalkan tugas dan fungsi SKPD, sebagai stakeholder yang diberi kewenangan untuk melakukan penyerapan anggaran APBD, Bappeko juga bisa menyerap anggaran secara efektif. Sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

Sementara itu, pejabat sementara Wali Kota Surabaya Nurwiyatno yakin rendahnya serapan anggaran APBD 2015, masih bisa dikurangi hingga menyentuh 80 persen dari target. Sampai sekarang, serapan anggaran di kisaran 55 persen.

“Tapi fisiknya sudah ada yang 75 persen. Mudah-mudahan sampai akhir Desember nanti bisa lebih bagus,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...