Minggu
31 Mei 2026 | 1 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Poin-poin PU Fraksi DPRD Ngawi Ihwal 5 Raperda dan Status Desa Beran

pdip-jatim-dprd-ngawi-16072021-sudirman-b

NGAWI – Rapat paripurna membahas lima rancangan perda (raperda) dan pembatalan alih status Desa Beran digelar di gedung DPRD Ngawi. Sejumlah masukan dan usulan Fraksi PDI Perjuangan dituangkan dalam draf pandangan umum (PU) dibacakan juru bicara, H Sudirman.  

Pertama, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020, Fraksi PDI Perjuangan (Fraksi) telah memahami laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD.

“Namun demi meningkatkan kwalitas pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Ngawi, perlu kiranya Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pertanyaan, masukan dan usulan,” kata Sudirman, Kamis (15/7/2021).

Disebutkan Sudirman, masukan yang diberikan Fraksi untuk Pemkab Ngawi diantaranya penjabaran pelaksanaan APBD tahun 2020, pada belanja pegawai pada pos belanja langsung cukup besar. Sudirman mengatakan agar hal itu dievaluasi untuk efektif dan efisiensinya.

Kemudian mengenai belanja barang dan jasa serta modal agar serapannya dimaksimalkan. “Dan disertai keseimbangan program, karena ditunggu masyarakat secara nyata,” papar Sudirman.

Kedua, mengenai raperda rencana pembangunan industri kabupaten (RPIK) Ngawi tahun 2021-2041. Sudirman menyampaikan, agar lampiran data perencanaan tidak diambil satu tahun.

“Kalau bisa data yang digunakan minimal 5 tahun, sehingga bisa untuk tolok ukur jangka panjang,” jelas Sudirman.

Termasuk penentuan wilayah industri, disampaikan Sudirman hendaknya mengacu pada perundang-undangan yang berlaku.

Perencanaan pekerjaan konstruksi juga menjadi masukan F-PDI Perjuangan. Sudirman menyampaikan agar hal itu harus valid dan mengacu pada analisa item pekerjaan.

Tiga, terkait peningkatan kesejahteraan petani, Fraksi memberikan masukan agar Pemkab Ngawi memberikan perhatian kepada petani. Khususnya mengenai harga gabah yang selalu anjlok saat masa panen tiba.

“kelihatannya pemerintah hanya bisa mengatur subsidi pupuk. Mohon pemerintah bisa hadir ikut menstabilkan harga hasil pertanian,” tegas Sudirman.

Empat, soal pelaksanaan PPKM darurat di Kabupaten Ngawi juga didukung oleh Fraksi PDI Perjuangan. Namun Sudirman menyampaikan agar pelaksanaannya dilakukan secara holistik sporadis dengan semangat gotong royong.

Lima, mengenai alih status Desa Beran, fraksi meminta agar Pemkab Ngawi segera menyiapkan pengisian perangkat desa di Beran yang kosong.

Fraksi Perjuangan juga menyampaikan usulan diantaranya usulan anggaran pemeliharaan rutin jalan agar ditambah dan usulan pembangunan embung atau sumur dalam untuk meningkatkan produktifitas pertanian. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Ponorogo Target Pertahankan Kemenangan dan Tambah Kursi di Pemilu 2029

PONOROGO – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, menegaskan pentingnya ...
EKSEKUTIF

Rijanto Akui Infrastruktur Jalan Jadi Pekerjaan Rumah Besar Pemkab Blitar

Bupati Blitar Rijanto mengakui perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkab Blitar. ...
KRONIK

Tari Bujang Ganong Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo

PONOROGO – Tari Bujang Ganong tampil memukau sebagai pembuka dalam acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI ...
KRONIK

Harga Bahan Pangan Naik, Wiwin Sumrambah Sebut Faktor Global hingga Cuaca Ekstrem

JOMBANG – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur menjadi sorotan DPRD Jawa Timur.Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Deni Wicaksono Minta Kader PDIP Aktif di Medsos, Pertarungan Politik Terjadi di Dunia Maya

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh kader Partai untuk aktif ...
KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...