Sabtu
25 Juli 2026 | 3 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indo Barometer: Elektabilitas Jokowi 40,7 Persen, Lainnya di Bawah 20 Persen

pdip-jatim-jokowi-tepuk-tangan

JAKARTA – Indo Barometer merilis hasil survei elektabilitas nama-nama yang berpotensi jadi calon presiden pada Pemilu 2019.  Presiden Joko Widodo memiliki elektabilitas tertinggi sebesar 40,7 persen.

Hal itu terungkap melalui pertanyaan terbuka kepada responden dari survei yang dilakukan Indo Barometer. Survei berlangsung sejak 15 hingga 22 April 2018 di 34 provinsi Indonesia.

Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Adapun responden survei merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.

Pertanyaan yang diajukan secara terbuka yaitu, ‘Seandainya pemilihan presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan bapak/ibu pilih sebagai presiden?’.

“Top of mind pemilih terhadap calon presiden, Jokowi 40,7 persen, Prabowo 19,7 persen,” jelas Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam Rilis Survei Nasional Evaluasi 3,5 Tahun Joko Widodo-Jusuf Kalla: Quo Vadis Nawacita? di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Selain Jokowi dan Prabowo, nama lainnya turut bermunculan, seperti Gatot Nurmantyo sebesar 2,7 persen, Anies Baswedan 2,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2 persen, Jusuf Kalla 1,2 persen, M Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang) 1 persen, Hary Tanoesoedibjo 1 persen dan Ridwan Kamil 1 persen.

Dalam simulasi pertanyaan tertutup, dengan menghadirkan 21 nama calon presiden kepada responden, 47,4 persen responden memilih Jokowi, Prabowo 19,6 persen, Gatot Nurmantyo 4,8 persen, Anies Baswedan 2,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,4 persen, Jusuf Kalla (JK) 1,4 persen, Hary Tanoesoedibjo 1,2 persen.

Adapun nama-nama lainnya seperti Muhaimin Iskandar, Sohibul Iman, Basuki Tjahaja Purnama, Megawati Soekarnoputri, Zulkifli Hasan, Yusril Ihza Mahendra, Surya Paloh. Lalu, Budi Gunawan, M Romahurmuziy, Hutomo Mandala Putra, Airlangga Hartarto, Ahmad Ridha Sabana, Oesman Sapta Oedang dan Grace Natalie elektabilitasnya di bawah 1 persen.

“Sedangkan dari simulasi pertanyaan tertutup sebanyak enam nama, dukungan pemilih terhadap Joko Widodo 48,7 persen, Prabowo Subianto 20,5 persen, Gatot 5,4 persen, Anies 4,8 persen, AHY 3,3 persen dan JK 1,4 persen,” paparnya.

Survei Indo Barometer juga mengungkapkan, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi-JK mencapai 65,1 persen. Sementara yang menyatakan kurang atau tidak puas sama sekali sebesar 32 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 2,9 persen.

“Dari evaluasi kinerja pemerintahan secara umum, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi adalah 68,6 persen. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden sebesar 61,2 persen,” ujar Qodari.

Qodari memaparkan ada lima alasan utama publik menyatakan puas akan kinerja Jokowi-JK, yaitu pembangunan infrastruktur meningkat sebesar 29,7 persen, banyak pencapaian sebesar 18,1 persen, bantuan bagi rakyat kecil sebesar 13,8 persen, kinerja baik sebesar 8,7 persen, dan kebijakan tegas sebesar 5 persen. (goek).

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

30 Tahun Kudatuli, PDIP Tegaskan Tragedi 27 Juli Jadi Tonggak Lahirnya Reformasi 1998

PDI Perjuangan menegaskan tragedi Kudatuli 27 Juli 1996 menjadi tonggak lahirnya Reformasi 1998 dan bagian penting ...
KABAR CABANG

Penjaringan Calon Ketua Ranting se-Kecamatan Pagerwojo, Ratusan Gen Z dan Perempuan Muncul

TULUNGAGUNG – Penjaringan calon Ketua Ranting di 11 desa se-Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung berlangsung ...
EKSEKUTIF

Gedung Setda Kabupaten Kediri Kembali Beroperasi, Mas Dhito Minta Pelayanan Publik Lebih Maksimal

KEDIRI – Gedung Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kediri kembali difungsikan setelah rampung ...
KRONIK

Lewat RedTalks, PDI Perjuangan Jatim Ingin Serap Kritik dan Harapan Masyarakat

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menjadikan RedTalks sebagai ruang menyerap kritik, saran, dan harapan masyarakat ...
KRONIK

Sekjen PDI Perjuangan Soroti Melemahnya Independensi Lembaga Negara

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai kualitas demokrasi Indonesia mengalami ...
KRONIK

Hasto: PDI Perjuangan dan NU Disatukan Sejarah Perjuangan Bangsa Sejak Era Bung Karno

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan hubungan PDI Perjuangan dengan ...