Minggu
31 Mei 2026 | 3 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indi Minta Kasus Penganiayaan Bocah Perempuan Asal Kalisat Jadi Atensi Serius Kepolisian

pdip-jatim-250228-indi

JEMBER – Dugaan penganiayaan yang dialami Z, bocah perempuan berusia 9 tahun asal Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat memantik keprihatinan anggota Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha.

Senin (2/6/2025) Indi minta polisi mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut.

Saat ini bocah perempuan itu dititipkan di rumah keluarga dari pihak ayahnya. Karena trauma disebabkan penganiayaan yang dilakukan salah seorang saudara orangtuanya tersebut.

Pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta psikolog masih intensif dilakukan.

Indi Naidha yang juga Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jember mengatakan, koordinasi dengan polisi sudah dilakukannya.

Dia minta aparat kepolisian untuk mengatensi kejadian itu. Pasalnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pada bocah perempuan itu bukan kali pertama.

“Tak hanya Z selaku korban, adiknya juga pernah diancam untuk dijatuhkan ke sumur dengan cara 1 kakinya diikat, sementara kepala dijatuhkan ke dalam mulut sumur. Dan kejadian penganiayan itu bukan kali pertama,” ungkap Indi.

Sementara ini, lanjut Indi, untuk mengatasi rasa trauma, korban sudah dititipkan ke pihak keluarga dari ayah. Pendampingan keamanan pihak kepolisian, dan pendampingan psikologi korban sudah dilakukan oleh instansi terkait.

“Alhamdulillah semua urusan pengobatan, sudah dapat kami tanggulangi. Apalagi luka siram kuah panas bakso di pangkal paha korban sangat mengkhawatirkan,” imbuhnya.

Kedepan Indi berwacana, dari beberapa kejadian di Kabupaten Jember PDI Perjuangan bersama aktivis pegiat perempuan dan anak bakal mendesain tempat rehabilitasi atau semcam rumah singgah korban KDRT.

Sebagai politisi perempuan, ia merasa hal itu perlu dilakukan karena banyaknya kejadian yang ada di Kabupaten Jember namun tak mencuat ke publik, disebabkan ketakutan korban untuk melaporkannya.

“Saya sebagai aktivis perempuan merasa perlu rumah singgah itu ada. Dan saya sebagai kader PDI Perjuangan akan memulainya,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pengurus PAC Se-Tuban Dilantik, Dapat Tugas Perdana Tanam Bibit Sukun

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur melantik jajaran kepengurusan PAC se-Kabupaten Tuban ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ponorogo Target Pertahankan Kemenangan dan Tambah Kursi di Pemilu 2029

PONOROGO – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, menegaskan pentingnya ...
EKSEKUTIF

Rijanto Akui Infrastruktur Jalan Jadi Pekerjaan Rumah Besar Pemkab Blitar

Bupati Blitar Rijanto mengakui perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkab Blitar. ...
KRONIK

Tari Bujang Ganong Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo

PONOROGO – Tari Bujang Ganong tampil memukau sebagai pembuka dalam acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI ...
KRONIK

Harga Bahan Pangan Naik, Wiwin Sumrambah Sebut Faktor Global hingga Cuaca Ekstrem

JOMBANG – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur menjadi sorotan DPRD Jawa Timur.Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Deni Wicaksono Minta Kader PDIP Aktif di Medsos, Pertarungan Politik Terjadi di Dunia Maya

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh kader Partai untuk aktif ...