Rabu
14 Oktober 2026 | 6 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indi Minta Kasus Penganiayaan Bocah Perempuan Asal Kalisat Jadi Atensi Serius Kepolisian

pdip-jatim-250228-indi

JEMBER – Dugaan penganiayaan yang dialami Z, bocah perempuan berusia 9 tahun asal Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat memantik keprihatinan anggota Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha.

Senin (2/6/2025) Indi minta polisi mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut.

Saat ini bocah perempuan itu dititipkan di rumah keluarga dari pihak ayahnya. Karena trauma disebabkan penganiayaan yang dilakukan salah seorang saudara orangtuanya tersebut.

Pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta psikolog masih intensif dilakukan.

Indi Naidha yang juga Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jember mengatakan, koordinasi dengan polisi sudah dilakukannya.

Dia minta aparat kepolisian untuk mengatensi kejadian itu. Pasalnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pada bocah perempuan itu bukan kali pertama.

“Tak hanya Z selaku korban, adiknya juga pernah diancam untuk dijatuhkan ke sumur dengan cara 1 kakinya diikat, sementara kepala dijatuhkan ke dalam mulut sumur. Dan kejadian penganiayan itu bukan kali pertama,” ungkap Indi.

Sementara ini, lanjut Indi, untuk mengatasi rasa trauma, korban sudah dititipkan ke pihak keluarga dari ayah. Pendampingan keamanan pihak kepolisian, dan pendampingan psikologi korban sudah dilakukan oleh instansi terkait.

“Alhamdulillah semua urusan pengobatan, sudah dapat kami tanggulangi. Apalagi luka siram kuah panas bakso di pangkal paha korban sangat mengkhawatirkan,” imbuhnya.

Kedepan Indi berwacana, dari beberapa kejadian di Kabupaten Jember PDI Perjuangan bersama aktivis pegiat perempuan dan anak bakal mendesain tempat rehabilitasi atau semcam rumah singgah korban KDRT.

Sebagai politisi perempuan, ia merasa hal itu perlu dilakukan karena banyaknya kejadian yang ada di Kabupaten Jember namun tak mencuat ke publik, disebabkan ketakutan korban untuk melaporkannya.

“Saya sebagai aktivis perempuan merasa perlu rumah singgah itu ada. Dan saya sebagai kader PDI Perjuangan akan memulainya,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...