Minggu
30 Agustus 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indi Minta Kasus Penganiayaan Bocah Perempuan Asal Kalisat Jadi Atensi Serius Kepolisian

pdip-jatim-250228-indi

JEMBER – Dugaan penganiayaan yang dialami Z, bocah perempuan berusia 9 tahun asal Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat memantik keprihatinan anggota Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha.

Senin (2/6/2025) Indi minta polisi mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut.

Saat ini bocah perempuan itu dititipkan di rumah keluarga dari pihak ayahnya. Karena trauma disebabkan penganiayaan yang dilakukan salah seorang saudara orangtuanya tersebut.

Pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta psikolog masih intensif dilakukan.

Indi Naidha yang juga Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jember mengatakan, koordinasi dengan polisi sudah dilakukannya.

Dia minta aparat kepolisian untuk mengatensi kejadian itu. Pasalnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pada bocah perempuan itu bukan kali pertama.

“Tak hanya Z selaku korban, adiknya juga pernah diancam untuk dijatuhkan ke sumur dengan cara 1 kakinya diikat, sementara kepala dijatuhkan ke dalam mulut sumur. Dan kejadian penganiayan itu bukan kali pertama,” ungkap Indi.

Sementara ini, lanjut Indi, untuk mengatasi rasa trauma, korban sudah dititipkan ke pihak keluarga dari ayah. Pendampingan keamanan pihak kepolisian, dan pendampingan psikologi korban sudah dilakukan oleh instansi terkait.

“Alhamdulillah semua urusan pengobatan, sudah dapat kami tanggulangi. Apalagi luka siram kuah panas bakso di pangkal paha korban sangat mengkhawatirkan,” imbuhnya.

Kedepan Indi berwacana, dari beberapa kejadian di Kabupaten Jember PDI Perjuangan bersama aktivis pegiat perempuan dan anak bakal mendesain tempat rehabilitasi atau semcam rumah singgah korban KDRT.

Sebagai politisi perempuan, ia merasa hal itu perlu dilakukan karena banyaknya kejadian yang ada di Kabupaten Jember namun tak mencuat ke publik, disebabkan ketakutan korban untuk melaporkannya.

“Saya sebagai aktivis perempuan merasa perlu rumah singgah itu ada. Dan saya sebagai kader PDI Perjuangan akan memulainya,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...