Kamis
16 Juli 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indi Minta Kasus Penganiayaan Bocah Perempuan Asal Kalisat Jadi Atensi Serius Kepolisian

pdip-jatim-250228-indi

JEMBER – Dugaan penganiayaan yang dialami Z, bocah perempuan berusia 9 tahun asal Desa Kalisat, Kecamatan Kalisat memantik keprihatinan anggota Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha.

Senin (2/6/2025) Indi minta polisi mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut.

Saat ini bocah perempuan itu dititipkan di rumah keluarga dari pihak ayahnya. Karena trauma disebabkan penganiayaan yang dilakukan salah seorang saudara orangtuanya tersebut.

Pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) serta psikolog masih intensif dilakukan.

Indi Naidha yang juga Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Jember mengatakan, koordinasi dengan polisi sudah dilakukannya.

Dia minta aparat kepolisian untuk mengatensi kejadian itu. Pasalnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan pada bocah perempuan itu bukan kali pertama.

“Tak hanya Z selaku korban, adiknya juga pernah diancam untuk dijatuhkan ke sumur dengan cara 1 kakinya diikat, sementara kepala dijatuhkan ke dalam mulut sumur. Dan kejadian penganiayan itu bukan kali pertama,” ungkap Indi.

Sementara ini, lanjut Indi, untuk mengatasi rasa trauma, korban sudah dititipkan ke pihak keluarga dari ayah. Pendampingan keamanan pihak kepolisian, dan pendampingan psikologi korban sudah dilakukan oleh instansi terkait.

“Alhamdulillah semua urusan pengobatan, sudah dapat kami tanggulangi. Apalagi luka siram kuah panas bakso di pangkal paha korban sangat mengkhawatirkan,” imbuhnya.

Kedepan Indi berwacana, dari beberapa kejadian di Kabupaten Jember PDI Perjuangan bersama aktivis pegiat perempuan dan anak bakal mendesain tempat rehabilitasi atau semcam rumah singgah korban KDRT.

Sebagai politisi perempuan, ia merasa hal itu perlu dilakukan karena banyaknya kejadian yang ada di Kabupaten Jember namun tak mencuat ke publik, disebabkan ketakutan korban untuk melaporkannya.

“Saya sebagai aktivis perempuan merasa perlu rumah singgah itu ada. Dan saya sebagai kader PDI Perjuangan akan memulainya,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...