Jumat
25 September 2026 | 9 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PDIP-Jatim Hj. Ansari 09082026

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mengurangi risiko dan dampak bencana.

Hal tersebut disampaikan Hj. Ansari dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Resiliensi terhadap Bencana dan Perubahan Iklim di Tingkat Lokal yang digelar di Kantor Balai Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, pada Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 Agustus 2026 tersebut dihadiri Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB, Nadhirah Seha Nur, Kepala BPBD Kabupaten Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, serta Pj Kepala Desa Laden, Syaiful Arif Azzam.

Menurut Hj. Ansari, masyarakat perlu memiliki pemahaman mengenai langkah mitigasi sebelum bencana terjadi. Hal itu penting karena Pamekasan memiliki sejumlah potensi bencana yang dapat terjadi pada musim berbeda.

“Karena kita sering terdampak bencana, bagaimana masyarakat bisa melakukan mitigasi sejak dini sehingga risikonya dapat diminimalkan,” kata Hj. Ansari.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini menjelaskan, mitigasi tidak harus selalu dilakukan melalui langkah besar. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan di sekitar tempat tinggal juga menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana dan menghadapi perubahan iklim.

Ia mengajak masyarakat memulai dari lingkungan rumah dengan mengelola sampah rumah tangga secara baik. Sampah tidak boleh dibuang sembarangan karena dapat menimbulkan persoalan lingkungan dan berpotensi memperparah kondisi ketika terjadi bencana.

Selain pengelolaan sampah, Hj. Ansari juga mendorong masyarakat untuk menanam pohon di lingkungan rumah. Keberadaan pohon dan ruang terbuka dinilai penting untuk menjaga lingkungan tetap hijau sekaligus mendukung daya serap tanah terhadap air.

Hj. Ansari juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan betonisasi secara berlebihan pada halaman maupun lingkungan rumah. Menurutnya, sebagian area perlu tetap dibiarkan terbuka agar dapat berfungsi sebagai ruang resapan air.

“Jangan semua halaman dan lingkungan rumah dibeton. Kita perlu menyisakan ruang terbuka, menanam pohon dan menjaga lingkungan agar air hujan tetap memiliki tempat untuk meresap,” jelasnya.

Ia menegaskan, mitigasi bencana harus menjadi kebiasaan bersama, bukan hanya dilakukan ketika bencana sudah terjadi.

“Masyarakat perlu mengetahui potensi bencana di wilayah sekaligus memahami tindakan yang harus dilakukan ketika situasi darurat terjadi,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...