Selasa
03 November 2026 | 11 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto Ajak Kader PDIP Jatim Jaga Soliditas Hadapi Pilgub 2018

pdip-jatim-hasto-bimtek-di-kota-malang

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta seluruh kader PDIP di Jawa Timur, agar menjaga soliditas menghadapi pilkada serentak, khususnya Pilgub Jatim yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang.

Ajakan itu disampaikan Hasto, saat membuka bimbingan teknis (bimtek) pendalaman tugas, yang diikuti seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan se-Jatim, di Hotel Harris, Kota Malang, Senin (9/10/2017) malam.

Hasto mengatakan, jauh hari konsolidasi harus dilakukan secara intens, menyambut pilkada dan pemilu 2019 di Jawa Timur. Pihaknya menyambut baik pelaksanaan bimtek yang juga jadi ajang konsolidasi tersebut.

Bimtek, jelas dia, akan memperkuat representasi partai di Jawa Timur. Apalagi setiap kader PDIP memang mempunyai tugas memperkuat partai.

Menurut Hasto, setiap kader adalah otot, biji mata dan otak partai. “Kita sebagai kader alhamdulillah telah menunjukkan itu,” ucapnya.

PDI Perjuangan sebagai partai Pancasilais, sebut Hasto, menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Karena itu, tambah dia, wajah politik partai, tidak hanya wajah kekuasaan. Namun harus menampilkan wajah kebudayaan dan wajah untuk menyejahterakan rakyat melalui gerakan ekonomi gotong royong.

Pada posisi politik sebagai partai pemerintah, terangnya, seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan efektivitas dukungan kepada pemerintahan Joko Widodo.

Hasto juga menyampaikan, seluruh survei saat ini menyebutkan PDIP adalah partai dengan elektabilitas tertinggi. Tapi, menurutnya, hal itu sekaligus tantangan bagi seluruh kader.

“Karena perolehan ini membuat kita menjadi sasaran serangan banyak pihak. Cara menghadapi berbagai serangan itu, kuncinya adalah persatuan sempurna dengan rakyat. Jangan pernah sekalipun menyakiti hati rakyat,” tegas Hasto.

Konsolidasi partai, imbuh dia, dilakukan juga demi merawat Pancasila yang belakangan ini mulai terancam. Saat ini Pancasila menghadapi ancaman dari sebagian kelompok masyarakat.

“Kita tidak ingin Indonesia seperti Suriah. Tugas kita sebagai orang partai harus melakukan konsolidasi dari Sabang sampai Merauke, agar nilai ke-Indonesiaan yang termaktub dalam Pancasila tetap terawat,” tuturnya.

Sementara itu, yang akan berlangsung hingga 12 Oktober tersebut diikuti 318 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Beberapa kepala daerah dari PDI Perjuangan tampak hadir saat pembukaan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...