Hasil Gotong Royong Para Caleg, Ini Besaran Dana Kampanye PDIP

 18 pembaca

JAKARTA – PDI Perjuangan menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey menyebut, total dana yang diterima dan dihabiskan partainya hingga akhir masa kampanye mencapai Rp 345 miliar.

“Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) kita sebesar Rp 106.750. 833.809. Sampai hari ini total penerimaan dan pembiayaan kita itu sebesar Rp 345.025.077.816,” kata Olly usai menyerahkan LPPDK ke akuntan publik yang ditunjuk KPU, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Olly datang bersama Wakil Bendahara Umum PDIP Rudianto Tjen. Mereka membawa 13 boks berisi berkas LPPDK.

Menurut Olly, dana kampanye berasal dari gotong royong para calon legislatif (caleg). Dana ini digunakan untuk pembuatan atribut kampanye dan pelaksanaan kampanye umum.

Dana paling besar dihabiskan untuk Alat Peraga Kampanye (APK) dan transportasi sosialisasi caleg. Olly menyebut, setiap caleg rata-rata menghabiskan dana Rp 4-5 miliar.

Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen atau Rp 400-500 juta digunakan masing-masing caleg untuk APK, sedangkan sisanya untuk sosialisasi.

“Contoh ini ada beberapa caleg rata-rata pengeluarannya hampir Rp 5 miliar. Misalnya dari Dedi Sitorus ini pengeluarannya ada Rp 4.831.000.000, ada Pak Rano Karno juga, banyak. Rata-rata pengeluaran caleg kita hampir 4 miliar pengeluaran mereka,” ujar Olly.

Sementara itu, KPU mengingatkan besok merupakan hari terakhir penyampaian LPPDK bagi peserta pemilu. Bila tak melapor, calon yang terpilih bisa dibatalkan keterpilihannya.

“Besok, tanggal 2 Mei hari terakhir masa laporan akhir dana kampanye, saya ingatkan lagi ya, besok ada tujuh parpol mengkonfirmasi akan datang. Jadi kami tunggu hari sampai besok,” kata Ketua KPU Arief Budiman di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019). Peserta pemilu yang wajib menyerahkan LPPDK, yaitu mulai dari capres-cawapres, tim kampanye, partai politik, hingga calon anggota legislatif. (goek)