Kamis
05 November 2026 | 10 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Harvard Kurniawan Dorong Pemkot Malang Optimalkan Lapangan Olahraga untuk Anak Muda

pdip jatim 261105 mabol malang

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Harvard Kurniawan mendorong Pemkot Malang mengoptimalkan aset lapangan olahraga di tingkat kelurahan agar lebih mudah diakses masyarakat, khususnya generasi muda. Fasilitas olahraga yang terawat dan terbuka bagi warga dinilai penting untuk membangun aktivitas positif sekaligus mencegah kenakalan remaja, kriminalitas, hingga penyalahgunaan narkoba.

Dorongan tersebut diwujudkan Harvard melalui kegiatan main bola bersama (mabol) yang digelar rutin setiap Rabu pukul 15.00 di Stadion Gajayana. Kegiatan ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Malang, awak media, hingga masyarakat umum.

Harvard mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berolahraga, tetapi juga ruang silaturahmi dan membangun komunikasi lintas kalangan. Bahkan, pertemuan informal di lapangan dapat dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi.

“Dari sini kan nanti selain kesehatan, juga terwujud kekompakan. Kita terbuka menjalin tali persaudaraan bareng teman-teman PPPK, ASN, media, dan masyarakat umum yang mau ikut cari keringat bareng. Kan juga bisa sekaligus jadi ajang sambat aspirasi warga,” ujar Harvard, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, keterbatasan fasilitas olahraga di sejumlah kawasan permukiman masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah. Ia menyoroti sejumlah lapangan milik Pemkot Malang di tingkat kelurahan yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal dan terkesan terbengkalai.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah memprioritaskan pembenahan dan pengelolaan aset tersebut agar dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat, termasuk Karang Taruna serta pengurus RT dan RW.

“Kami melihat ada keterbatasan fasilitas olahraga di perkampungan. Lewat kegiatan rutin tiap Rabu jam 3 sore ini, siapa tahu banyak anak muda dan juga masyarakat yang ingin ikut merasakan main di Stadion Gajayana,” ungkapnya.

Harvard menilai, optimalisasi lapangan olahraga perlu menjadi bagian dari perhatian DPRD dalam mengawal pemanfaatan aset daerah. Fasilitas publik yang tersedia harus memberikan manfaat nyata, bukan sekadar tercatat sebagai aset pemerintah.

Ia juga memastikan kegiatan mabol di Stadion Gajayana tetap mengikuti mekanisme penggunaan fasilitas yang berlaku. Meski berstatus anggota legislatif, dirinya menegaskan kegiatan tersebut tetap membayar biaya sewa lapangan secara rutin sebagai kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang.

Selain pembenahan aset, Harvard mengusulkan pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan dan perawatan lapangan olahraga. Skema tersebut dinilai dapat menjadi alternatif di tengah keterbatasan anggaran daerah dan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga, termasuk mini soccer.

“Di daerah lain, bahkan stadion pun bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Catatannya dua: tidak mengurangi pendapatan asli daerah (PAD) dan tidak merugikan keuangan Pemkot. Justru kalau pihak ketiga siap membangun dan merawat lewat kerja sama (MoU), itu sangat bagus untuk kesehatan APBD kita,” jelasnya.

Harvard sendiri memiliki pengalaman di bidang sepak bola. Ia pernah menimba ilmu di Sekolah Sepak Bola (SSB) Arema dan sempat melatih di PS Alap-Alap. Kecintaannya terhadap olahraga tersebut mendorongnya menginisiasi kegiatan mabol secara rutin setelah terinspirasi dari gelaran Trofeo antardewan se-Malang Raya yang melibatkan DPRD Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kota Malang.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi ruang kebersamaan yang melibatkan lebih banyak warga. Di sisi lain, pemerintah kota diharapkan memperkuat dukungan terhadap fasilitas olahraga yang dapat diakses masyarakat.

“Cara paling gampang menjaga generasi muda agar tidak terlibat kriminalitas dan narkoba adalah lewat kegiatan olahraga. Tinggal bagaimana Pemkot Malang hari ini memfasilitasinya, salah satunya dengan mengoptimalkan lapangan-lapangan aset daerah,” pungkas Harvard. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Harvard Kurniawan Dorong Pemkot Malang Optimalkan Lapangan Olahraga untuk Anak Muda

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang Harvard Kurniawan mendorong Pemkot Malang mengoptimalkan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun hingga Kediri Raya

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong perluasan layanan transportasi publik Trans Jatim ke sejumlah daerah yang ...
LEGISLATIF

Saifudin Zuhri Minta Majadigi Jatim Pastikan Aduan Warga Dituntaskan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Saifudin Zuhri mendorong aplikasi Majapahit Digital ...
LEGISLATIF

Budi Leksono Minta RHU Surabaya Sediakan Nakes dan Layanan Antar Pengunjung

Budi Leksono mendukung pengawasan rutin yang dilakukan Pemkot Surabaya terhadap seluruh tempat RHU. Pemeriksaan ...
KRONIK

Bertemu Murid SMK Islamiyah Walikukun, Kanang Ingatkan Soal Karma

NGAWI – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, mengingatkan para pelajar agar tidak ...
LEGISLATIF

105 Pejabat Pemkab Madiun Dilantik, Fery Minta Langsung Tancap Gas

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono meminta 105 pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemkab ...