Sabtu
31 Oktober 2026 | 10 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Yulianto Dorong Pemerintah Perkuat Pelatihan Pemuda untuk Cetak Wirausaha Berdaya Saing

pdip jatim 260729 reses keceng

Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto mendorong pemerintah memperkuat pelatihan bagi pemuda untuk melahirkan usaha-usaha baru yang berdaya saing dan memperkuat ekonomi masyarakat.

SIDOARJO – Anggota DPRD Jawa Timur, Hari Yulianto, meminta pemerintah memperkuat pemberdayaan pemuda melalui program pelatihan yang mampu melahirkan usaha-usaha baru berdaya saing. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci menghadapi persaingan ekonomi sekaligus membuka peluang lahirnya wirausaha baru di daerah.

Pernyataan itu disampaikan Hari saat menggelar reses di Balai Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Dalam dialog dengan warga, ia menyebut aspirasi masyarakat tidak hanya berkisar pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan program pemberdayaan ekonomi bagi pemuda dan pelaku usaha mikro.

“Mayoritas aspirasi masyarakat memang masih berkaitan dengan infrastruktur. Namun, banyak juga yang mengusulkan program pemberdayaan, baik untuk pemuda maupun ibu-ibu. Mereka membutuhkan pelatihan digital marketing dan pelatihan keterampilan agar bisa meningkatkan pendapatan,” ujar Hari Yulianto, Rabu (29/7/2026).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo itu menilai pelatihan keterampilan, seperti pembuatan aneka kue, masih relevan dengan kebutuhan masyarakat. Namun, program tersebut harus dikembangkan agar tidak berhenti sebatas kegiatan pelatihan, melainkan mampu mencetak pelaku usaha baru yang mandiri dan kompetitif.

Menurut Hari, penguasaan keterampilan serta pemasaran digital menjadi kebutuhan penting di tengah berkembangnya ekonomi berbasis teknologi. Karena itu, pemerintah perlu memastikan program pelatihan disusun secara berkelanjutan dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo menunjukkan UMKM masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Kondisi tersebut, kata Hari, harus dimanfaatkan dengan memperkuat kapasitas pelaku usaha, terutama generasi muda, agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

Ia memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun selama masa reses akan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD Jawa Timur agar dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami akan membangun kolaborasi dengan anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan dari Sidoarjo serta seluruh kader partai agar program-program yang dibutuhkan masyarakat bisa dikawal dan direalisasikan bersama,” pungkas Hari. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...