Minggu
04 Oktober 2026 | 4 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Putri Lestari Sebut Pernikan Dini Beresiko Lahirkan Anak Stunting

pdip-jatim-hari-putri-lestari-060421

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Putri Lestari, menyebutkan salah satu faktor terjadinya stunting pada anak, adalah pernikahan dini.

Anak-anak usia sekolah yang melakukan pernikahan dini belum cukup matang secara fisik maupun mental mengatasi permasalahan dalam rumah tangga. Termasuk di antaranya, memiliki dan merawat anak.

“Pasangan muda yang terbilang masih usia sekolah ini, secara lahir batin, belum siap menghadapi berbagai persoalan dalam rumah tangga. Sementara perempuan itu, ketika belum dewasa reproduksinya kurang matang,” ujar Mbak Tari, sapaan akrab Hari Putri Lestari di Surabaya, Jumat (24/2/2023).

“Keadaan ini bisa memicu kesehatan calon bayinya. Jika terjadi masalah dengan calon bayinya, maka masalah yang lain juga akan muncul. Salah satunya stunting,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mbak Tari menjelaskan, pernikahan dini anak di bawah umur dianggap bisa menyebabkan anak lahir dengan gangguan gizi kronis. Akibatnya, anak akan mengalami stunting alias kondisi tubuh sangat pendek dari usianya.

“Dalam kasus pernikahan dini, perempuan yang berusia remaja secara psikologis belum matang serta belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kehamilan dan pola asuh anak yang baik dan benar,” terangnya.

“Selain itu, organ rahim juga belum terbentuk sempurna. Sehingga berisiko tinggi mengganggu perkembangan janin. Apabila gizi dari ibu muda tidak terpenuhi, maka selama kehamilan tubuh ibu muda akan berebut gizi dengan bayi,” tuturnya.

Wakabid Industri, Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial DPD PDI Perjuangan Jatim itu mengimbau kepada masyarakat, terutama orangtua, agar dapat membangun keluarga yang berkualitas.

Upaya untuk membangun keluarga berkualitas itu, salah satunya, adalah memberikan edukasi kepada anak tentang perencanaan yang matang untuk menjalin rumah tangga. Baik finansial, pengetahuan, hingga usia orangtua yang sudah siap membina rumah tangga.

“Saya harap orangtua sebagai lingkungan dasar dari anak, harus mampu memberikan edukasi tentang bagaimana merencanakan pernikahan dengan matang,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Studi Banding ke Jateng, Gali Tata Kelola Keolahragaan dan Kepemudaan

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur melakukan studi banding ke Jawa Tengah untuk menggali tata kelola dan ...
KRONIK

Kebakaran Berulang di Magetan, Diana Sasa Minta Polisi Telusuri Dugaan Kesengajaan

MAGETAN – Kebakaran hutan dan lahan yang berulang di Kabupaten Magetan mendapat sorotan DPC PDI Perjuangan Magetan. ...
KRONIK

Pastikan Pelyanan Air Bersih Optimal, Bupati Lukman Bersepeda Tinjau Pompa PDAM di Tragah

BANGKALAN – Bupati Bangkalan melakukan aktivitas bersepeda pada Sabtu (3/10/2026) untuk melihat secara langsung ...
LEGISLATIF

Sukadar: Dana Kelurahan Surabaya Harus Proporsional, Jangan Disamaratakan

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Sukadar menilai pembagian dana kelurahan (Dakel) perlu dilakukan ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kunjungan Bawaslu, Pastikan Pemutakhiran Data SIPOL Tertib Administrasi

TUBAN – DPC PDI Perjuangan Tuban menerima kedatangan sejumlah komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) ...
KRONIK

Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk, ASDP dan Pemkab Banyuwangi Geber Peningkatan Kapasitas Dermaga

BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar pertemuan ...