Jumat
24 April 2026 | 4 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Putri Lestari Sebut Pernikan Dini Beresiko Lahirkan Anak Stunting

pdip-jatim-hari-putri-lestari-060421

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Putri Lestari, menyebutkan salah satu faktor terjadinya stunting pada anak, adalah pernikahan dini.

Anak-anak usia sekolah yang melakukan pernikahan dini belum cukup matang secara fisik maupun mental mengatasi permasalahan dalam rumah tangga. Termasuk di antaranya, memiliki dan merawat anak.

“Pasangan muda yang terbilang masih usia sekolah ini, secara lahir batin, belum siap menghadapi berbagai persoalan dalam rumah tangga. Sementara perempuan itu, ketika belum dewasa reproduksinya kurang matang,” ujar Mbak Tari, sapaan akrab Hari Putri Lestari di Surabaya, Jumat (24/2/2023).

“Keadaan ini bisa memicu kesehatan calon bayinya. Jika terjadi masalah dengan calon bayinya, maka masalah yang lain juga akan muncul. Salah satunya stunting,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mbak Tari menjelaskan, pernikahan dini anak di bawah umur dianggap bisa menyebabkan anak lahir dengan gangguan gizi kronis. Akibatnya, anak akan mengalami stunting alias kondisi tubuh sangat pendek dari usianya.

“Dalam kasus pernikahan dini, perempuan yang berusia remaja secara psikologis belum matang serta belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kehamilan dan pola asuh anak yang baik dan benar,” terangnya.

“Selain itu, organ rahim juga belum terbentuk sempurna. Sehingga berisiko tinggi mengganggu perkembangan janin. Apabila gizi dari ibu muda tidak terpenuhi, maka selama kehamilan tubuh ibu muda akan berebut gizi dengan bayi,” tuturnya.

Wakabid Industri, Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial DPD PDI Perjuangan Jatim itu mengimbau kepada masyarakat, terutama orangtua, agar dapat membangun keluarga yang berkualitas.

Upaya untuk membangun keluarga berkualitas itu, salah satunya, adalah memberikan edukasi kepada anak tentang perencanaan yang matang untuk menjalin rumah tangga. Baik finansial, pengetahuan, hingga usia orangtua yang sudah siap membina rumah tangga.

“Saya harap orangtua sebagai lingkungan dasar dari anak, harus mampu memberikan edukasi tentang bagaimana merencanakan pernikahan dengan matang,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan langkah konkret dalam mencetak generasi emas yang bebas ...
KRONIK

Ratusan Kasus Narkoba Menghantui Lumajang, Desa Tunjungrejo Perkuat Ketahanan Lewat Penyuluhan Hukum

LUMAJANG – Memajukan desa tak sekadar membangun infrastruktur. Juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia (SDM) ...
KABAR CABANG

Ficky Septalinda: Sinergi Tiga Pilar Partai, Strategi Mencapai Kemenangan Kontestasi Politik

BANYUWANGI – Menjaga soliditas dan kekompakan tiga pilar Partai menjadi strategi dan kunci utama PDI Perjuangan ...
KRONIK

Erma Inisiasi Program Nelayan Ramah Lingkungan di Pantai Sidem Tulungagung

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menginisiasi program nelayan tanah ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Serahkan 10 Ribu Bibit Buah, Dorong Kemandirian Pangan Warga Madiun

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono membagikan 10 ribu bibit tanaman produktif kepada masyarakat di ...
KRONIK

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Pemkab Ngawi Petakan Sawah Rentan Terdampak dan Percepat Tandur 

NGAWI – Sejumlah langkah antipasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam menghadapi ancaman kemarau ekstrem ...