Senin
08 Juni 2026 | 10 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Putri Lestari Sebut Pernikan Dini Beresiko Lahirkan Anak Stunting

pdip-jatim-hari-putri-lestari-060421

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Putri Lestari, menyebutkan salah satu faktor terjadinya stunting pada anak, adalah pernikahan dini.

Anak-anak usia sekolah yang melakukan pernikahan dini belum cukup matang secara fisik maupun mental mengatasi permasalahan dalam rumah tangga. Termasuk di antaranya, memiliki dan merawat anak.

“Pasangan muda yang terbilang masih usia sekolah ini, secara lahir batin, belum siap menghadapi berbagai persoalan dalam rumah tangga. Sementara perempuan itu, ketika belum dewasa reproduksinya kurang matang,” ujar Mbak Tari, sapaan akrab Hari Putri Lestari di Surabaya, Jumat (24/2/2023).

“Keadaan ini bisa memicu kesehatan calon bayinya. Jika terjadi masalah dengan calon bayinya, maka masalah yang lain juga akan muncul. Salah satunya stunting,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mbak Tari menjelaskan, pernikahan dini anak di bawah umur dianggap bisa menyebabkan anak lahir dengan gangguan gizi kronis. Akibatnya, anak akan mengalami stunting alias kondisi tubuh sangat pendek dari usianya.

“Dalam kasus pernikahan dini, perempuan yang berusia remaja secara psikologis belum matang serta belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kehamilan dan pola asuh anak yang baik dan benar,” terangnya.

“Selain itu, organ rahim juga belum terbentuk sempurna. Sehingga berisiko tinggi mengganggu perkembangan janin. Apabila gizi dari ibu muda tidak terpenuhi, maka selama kehamilan tubuh ibu muda akan berebut gizi dengan bayi,” tuturnya.

Wakabid Industri, Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial DPD PDI Perjuangan Jatim itu mengimbau kepada masyarakat, terutama orangtua, agar dapat membangun keluarga yang berkualitas.

Upaya untuk membangun keluarga berkualitas itu, salah satunya, adalah memberikan edukasi kepada anak tentang perencanaan yang matang untuk menjalin rumah tangga. Baik finansial, pengetahuan, hingga usia orangtua yang sudah siap membina rumah tangga.

“Saya harap orangtua sebagai lingkungan dasar dari anak, harus mampu memberikan edukasi tentang bagaimana merencanakan pernikahan dengan matang,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...