Senin
08 Juni 2026 | 4 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Keluarga Nasional, Bunda Rita Paparkan Capaian Ponorogo Tekan Stunting

PDIP-Jatim-Lisdyarita-08072022

PONOROGO – Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2022 yang diselenggarakan di Kota Medan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (7/7/2022).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya penurunan angka stunting demi mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Ia menargetkan, angka kasus stunting di Indonesia dapat turun menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yang mengikuti acara tersebut secara hybrid dari gedung Pusdalops, mengungkapkan, angka stunting di Ponorogo turun cukup signifikan, yakni di kisaran 20 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan angka stunting di Jawa Timur sekitar 23,5 persen dan tingkat nasional sekitar 24 persen.

“Stunting di Ponorogo sudah menurun di angka 20 persen. Pelan-pelan kita akan berusaha lagi untuk menurunkan ini, sehingga Ponorogo bisa terbebas dari stunting,’’ujar Bunda Rita, sapaan akrab Wabup Lisdyarita.

Lebih lanjut, Bunda Rita menjelaskan, penanganan stunting dimulai dari sosialisasi terhadap calon pengantin dan ibu hamil.

“Pelan-pelan ditangani. Yang pertama dimulai dari calon pengantin, lalu ibu yang sedang mengandung,” terang Wakabid Ekonomi DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP dan KB) Ponorogo, Harjono, mengatakan, percepatan penurunan stunting dimulai dari hulu. Pihaknya bekerjasama dengan Kemenag Ponorogo hingga KUA untuk mencegah stunting lewat calon pengantin.

Calon pengantin yang mendaftar di KUA bisa menggunakan aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil). Melalui aplikasi itulah, mereka bisa mengetahui apakah berisiko atau tidak berisiko melahirkan bayi stunting.

“Jadi, kalau bisa semua calon pengantin tiga bulan sebelum nikah harus punya Elsimil yang akan dibantu oleh tim pendamping keluarga. Lewat Elsimil nanti akan ada empat variabel yang ditanyakan, umur, status gizi, perilaku merokok, dan berat badan,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...