Kamis
22 Oktober 2026 | 7 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Keluarga Nasional, Bunda Rita Paparkan Capaian Ponorogo Tekan Stunting

PDIP-Jatim-Lisdyarita-08072022

PONOROGO – Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2022 yang diselenggarakan di Kota Medan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (7/7/2022).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya penurunan angka stunting demi mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Ia menargetkan, angka kasus stunting di Indonesia dapat turun menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yang mengikuti acara tersebut secara hybrid dari gedung Pusdalops, mengungkapkan, angka stunting di Ponorogo turun cukup signifikan, yakni di kisaran 20 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan angka stunting di Jawa Timur sekitar 23,5 persen dan tingkat nasional sekitar 24 persen.

“Stunting di Ponorogo sudah menurun di angka 20 persen. Pelan-pelan kita akan berusaha lagi untuk menurunkan ini, sehingga Ponorogo bisa terbebas dari stunting,’’ujar Bunda Rita, sapaan akrab Wabup Lisdyarita.

Lebih lanjut, Bunda Rita menjelaskan, penanganan stunting dimulai dari sosialisasi terhadap calon pengantin dan ibu hamil.

“Pelan-pelan ditangani. Yang pertama dimulai dari calon pengantin, lalu ibu yang sedang mengandung,” terang Wakabid Ekonomi DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP dan KB) Ponorogo, Harjono, mengatakan, percepatan penurunan stunting dimulai dari hulu. Pihaknya bekerjasama dengan Kemenag Ponorogo hingga KUA untuk mencegah stunting lewat calon pengantin.

Calon pengantin yang mendaftar di KUA bisa menggunakan aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil). Melalui aplikasi itulah, mereka bisa mengetahui apakah berisiko atau tidak berisiko melahirkan bayi stunting.

“Jadi, kalau bisa semua calon pengantin tiga bulan sebelum nikah harus punya Elsimil yang akan dibantu oleh tim pendamping keluarga. Lewat Elsimil nanti akan ada empat variabel yang ditanyakan, umur, status gizi, perilaku merokok, dan berat badan,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...