Jumat
19 Juni 2026 | 9 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pilkada Surabaya, Hasto: Tidak Ada Tarik Tambang Politik!

pdip-jatim-hasto-300820-1

SURABAYA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, tidak ada tarik menarik di internal Partai jelang Pilkada Surabaya 2020. Hasto menyampaikan hal ini menanggapi beredarnya informasi bahwa ada ‘tarik tambang’ kepentingan antara dirinya dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Tidak ada tarik tambang politik di internal Partai. Yang ada adalah menarik rakyat agar bebas dari belenggu kemiskinan, ketidakadilan, dan kebodohan,” tandas Hasto saat membuka rapat Konsolidasi Organisasi Internal Partai di aula DPD PDI Perjuangan Jatim, Minggu (30/8/2020).

Baca juga: PDIP Jatim Sudah Pastikan Kemenangan di 11 Pilkada

Hasto mengatakan, rekomendasi calon kepala daerah sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang telah mendapat kewenangan dari Kongres Partai untuk mengambil keputusan.

“Itulah kultur demokrasi yang kita bangun. Itulah disiplin kita. Taat sepenuhnya keputusan Ketua Umum Partai,” jelasnya.

Turut hadir dalam konsolidasi internal ini, Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Ketua Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini, dan Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan Arief Wibowo.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, pihaknya akan taat terhadap keputusan Ketua Umum dan siap berjuang untuk memenangkan para calon kepala daerah yang telah mendapatkan rekom.

“Ibu Megawati mengutus Pak Sekjen beserta jajaran kemari untuk mengingatkan kami kembali bahwa apapun keputusan partai itu harus dijadikan sebagai suatu pegangan bagi kita. Tidak ada lagi perasaan suka tidak suka bagi seseorang atau bagi calon yang memang sudah diputuskan oleh Partai,” ujar Kusnadi.

“Tugas kami sebagai pengurus partai, kader dan anggota partai ya tentu akan memperjuangkan itu,” imbuhnya.

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sendiri diberi amanat Megawati untuk menang di 13 dari 19 kabupaten/kota pada Pilkada Serentak 2020.

Terkait daerah dan tempat yang dirasa masih lemah, seperti di Situbondo, atau Pacitan, Kusnadi mengatakan pihaknya akan memberikan perlakuan khusus.

“Sumber daya itu akan lebih banyak kita lakukan pada daerah-daerah yang lemah untuk bisa mencapai tujuan. Tentu saja dengan gotong royong dan solid,” tandasnya. (fos)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Desak Pemprov Perjuangkan DAU, THR dan Gaji ke-13 Guru Belum Lunas

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari mendesak Pemprov Jatim lebih agresif memperjuangkan tambahan DAU dari ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Salurkan Bantuan Modal Rp 215 Juta dan Lahan Baru untuk PKL Semambung

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai merealisasikan komitmen pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha ...
MILANGKORI

Rijanto: Tradisi dan UMKM Harus Berjalan Beriringan untuk Perkuat Ekonomi Warga

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pelestarian tradisi harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan ...
KRONIK

Kabar Duka: Dokter Relawan Itu Berpulang

SIDOARJO – Keluarga besar PDI Perjuangan diselimuti duka mendalam atas berpulangnya dokter Rismala Fitria Dewi pada ...
SEMENTARA ITU...

Saat Ribuan Warga Berkumpul di Pantai Serang, Merawat Tradisi dan Menjaga Harapan

Ribuan warga memadati Pantai Serang, Blitar, untuk mengikuti tradisi Larung Sesaji menyambut 1 Suro. Tradisi ...