Jumat
01 Mei 2026 | 1 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pilkada Surabaya, Hasto: Tidak Ada Tarik Tambang Politik!

pdip-jatim-hasto-300820-1

SURABAYA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, tidak ada tarik menarik di internal Partai jelang Pilkada Surabaya 2020. Hasto menyampaikan hal ini menanggapi beredarnya informasi bahwa ada ‘tarik tambang’ kepentingan antara dirinya dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Tidak ada tarik tambang politik di internal Partai. Yang ada adalah menarik rakyat agar bebas dari belenggu kemiskinan, ketidakadilan, dan kebodohan,” tandas Hasto saat membuka rapat Konsolidasi Organisasi Internal Partai di aula DPD PDI Perjuangan Jatim, Minggu (30/8/2020).

Baca juga: PDIP Jatim Sudah Pastikan Kemenangan di 11 Pilkada

Hasto mengatakan, rekomendasi calon kepala daerah sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang telah mendapat kewenangan dari Kongres Partai untuk mengambil keputusan.

“Itulah kultur demokrasi yang kita bangun. Itulah disiplin kita. Taat sepenuhnya keputusan Ketua Umum Partai,” jelasnya.

Turut hadir dalam konsolidasi internal ini, Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Ketua Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini, dan Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan Arief Wibowo.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, pihaknya akan taat terhadap keputusan Ketua Umum dan siap berjuang untuk memenangkan para calon kepala daerah yang telah mendapatkan rekom.

“Ibu Megawati mengutus Pak Sekjen beserta jajaran kemari untuk mengingatkan kami kembali bahwa apapun keputusan partai itu harus dijadikan sebagai suatu pegangan bagi kita. Tidak ada lagi perasaan suka tidak suka bagi seseorang atau bagi calon yang memang sudah diputuskan oleh Partai,” ujar Kusnadi.

“Tugas kami sebagai pengurus partai, kader dan anggota partai ya tentu akan memperjuangkan itu,” imbuhnya.

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sendiri diberi amanat Megawati untuk menang di 13 dari 19 kabupaten/kota pada Pilkada Serentak 2020.

Terkait daerah dan tempat yang dirasa masih lemah, seperti di Situbondo, atau Pacitan, Kusnadi mengatakan pihaknya akan memberikan perlakuan khusus.

“Sumber daya itu akan lebih banyak kita lakukan pada daerah-daerah yang lemah untuk bisa mencapai tujuan. Tentu saja dengan gotong royong dan solid,” tandasnya. (fos)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...
LEGISLATIF

Paripurna LKPj 2025, Hosnan PDIP Tekankan Pentingnya Pemerataan dan Peningkatan Layanan

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap ...
LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...