Jumat
17 April 2026 | 1 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Pemilu 2024, PDI Perjuangan Banyuwangi Ingatkan Kader Intensif Terun ke Masyarakat

PDIP-Jatim-Made-Cahyana-24022022

BANYUWANGI – Jelang menghadapi kontestasi Pemilu tahun 2024, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi mulai memanaskan mesin politiknya dengan menggelar konsolidasi bersama pengurus PAC, Ranting, dan Anak Ranting di seluruh wilayah Banyuwangi.

Konsolidasi internal hingga ke akar rumput tersebut dilakukan untuk lebih memperkuat soliditas, loyalitas, dan militansi kader serta mulai mempersiapkan strategi politik untuk memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2024, untuk yang ketiga kalinya secara berturut-turut di Bumi Blambangan.

“Syarat untuk bisa memenangkan kembali Pemilu Serentak tahun 2024, paling utama, kita harus solid, jaga persatuan dan kesatuan, saling mengingatkan satu dengan lainnya bila ada kekurangan. Kemudian, kerja kerakyatan menguatkan gotong royong,” kata I Made Cahyana Negara, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, dalam sambutannya saat membuka agenda konsolidasi PAC Srono, Rabu malam (23/2/2022).

Made menegaskan, mewujudkan kemenangan di Pemilu 2024 bukanlah perkara mudah. Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh instrumen PDI Perjuangan Banyuwangi agar bekerja secara maksimal dan konsisten dalam membesarkan Partai, baik dari struktural DPC, fraksi, serta seluruh kader-kader banteng Banyuwangi.

“Perjuangan untuk memenagkan PDI Perjuangan di Banyuwangi di Pemilu 2024 bukan perkara yang mudah, meski kita menjadi pemenang di dua edisi Pemilu sebelumnya. Untuk itu, seluruh kekuatan kita harus bekerja lebih keras lagi, rapatkan barisan, dan jangan lengah sedikitpun,” tegasnya.

Ketua DPRD Banyuwangi ini juga mengingatkan kepada seluruh kader atas instruksi Partai yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, di mana kader PDI Perjuangan harus lebih giat bergerak ke bawah membantu rakyat dan mendukung program kerakyatan. Terlebih, dalam menghadapi gelombang ketiga Covid-19.

“Saya mengigatkan kembali atas instruksi ketua umum kita, Ibu Megawati Soekarnoputeri, bahwa kader PDI Perjuangan harus lebih intens terjun ke bawah membantu masyarakat, terlebih saat ini Indonesia sedang menghadapi gelombang ketiga Covid-19,” jelas Made.

Dalam kegiatan konsolidasi tersebut, Made juga menyerahkan seragam Partai untuk dibagikan kepada pengurus PAC, Ranting dan Anak Ranting di Srono. Dirinya berharap seragam tersebut menjadi simbol kebanggan seluruh kader, dan harus digunakan pada setiap kegiatan Partai.

“Saya ingin pada setiap agenda kepartaian, semua pengurus memakai seragam. Tidak ada lagi yang memakai baju warna-warni. Semua harus pakai baju Partai yang berlogo PDI Perjuangan. Selain akan menunjukan kekompakan, seragam ini juga merupakan identitas dan simbol kebanggan kita,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...