Kamis
23 Juli 2026 | 4 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Tantangan Zaman Now, Ini Ajakan Puti untuk Pemuda Ansor

pdip-jatim-puti-ansor-surabaya1

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengajak anak-anak muda nahdliyin, seperti Gerakan Pemuda (GP) Ansor, ikut aktif memacu ekonomi kreatif dan menciptakan kesempatan kerja sekaligus mengatasi pengangguran.

Ajakan itu disampaikan Puti saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) GP Ansor Kota Surabaya di Hotel Sheraton, Minggu (11/2/2018).

“Di era digital saat ini atau zaman now yang berbasis online, anak-anak muda harus lebih kreatif untuk menciptakan peluang ekonomi dan lapangan kerja. Saya harap anak-anak muda nahdliyin, Ansor, mampu mengambil peran penting dan strategis,” kata Puti.

Cawagub Jatim pendamping Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini menegaskan, ekonomi kreatif telah tumbuh di Jawa Timur. “Terlebih di Kota Surabaya, Ibu Risma (walikota) telah sukses membangun UMKM berbasis online,” ujarnya.

Puti menyebut bahwa Ansor memiliki sumber daya besar untuk berperan. Jumlah anggota yang besar, sangat potensial untuk dimanfaatkan.

“Penting untuk dilakukan pengorganisasian, selain mengasah skill yang memadai,” kata Puti.

Ia menegaskan komitmennya bersama Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk memperhatikan anak-anak muda.

“Kalau nanti terpilih, saya dan Gus Ipul akan mencari solusi agar anak-anak muda bisa menciptakan kesempatan kerja di Jawa Timur,” ujarnya.

Di depan pengurus Ansor, Puti juga mengangkat lagi komitmennya bersama Gus Ipul untuk membebaskan biaya pendidikan SMA/SMK.

“Banyak warga masyarakat yang mengeluhkan kebijakan pendidikan berbayar. Itu tadi yang dimaksud Bu Risma, yang menyebut persoalan anak-anak putus sekolah, akibat tidak mampu membayar yang sekolah,” tuturnya.

Di forum rapat kerja itu, Puti diundang Ansor untuk ikut memberi materi dalam talk show. Sebelumnya, Ketua PC Ansor Kota Surabaya, Mochamad Faridz Afif, mengatakan Ansor bersikap netral dalam kontestasi Pilkada.

“Tapi kalau ada kader Ansor yang ikut Pilkada, maka wajib hukumnya Ansor dan Banser untuk mendukung. Dalam Pilkada Jawa Timur, kader kita Gus Ipul ikut maju. Maka kita dukung Gus Ipul,” kata Afif disambut tepuk tangan dukungan peserta Rakercab.

Di depan Puti, Ketua Ansor Surabaya itu juga memberi panggilan bersahabat. “Ansor dan Banser lebih baik memanggil “Ning”. Kita berbahagia sudah punya Gus Ipul sebagai penasihat, sekarang kita tambah lagi punya Ning Puti,” ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini minta kalangan pemuda Ansor membantu perjuangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.

Agar kelak ada perubahan kebijakan pembiayaan dalam pengelolaan SMA/SMK di Jawa Timur sehingga bisa dinikmati gratis oleh masyarakat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Asri, Ribuan Warga Bergerak Bersihkan Pantai Ancol Plengsengan

BANYUWANGI – Lebih dari seribu orang bergerak membersihkan pantai di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Pemeriksaan Dugaan Penyimpangan Dana Rp8 Miliar di KBS Dituntaskan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta proses pemeriksaan dugaan penggunaan dana tidak wajar sekitar Rp8 ...
LEGISLATIF

Perkuat Tata Kelola Pengadaan, Candra Minta Pemkab Jember Tindak Lanjuti Rekomendasi MCP KPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Pemerintah Kabupaten Jember segera menindaklanjuti ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Pemenuhan Hak Anak Jadi Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah menjadikan pemenuhan hak anak sebagai indikator utama ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Salurkan Puluhan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas di Blitar

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menyalurkan 60 unit alat bantu bagi penyandang disabilitas ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Siapkan Aturan Cegah Pengembang Kabur Sebelum Serahkan PSU

DPRD Kota Batu menyusun regulasi baru untuk mencegah pengembang meninggalkan kewajiban penyerahan Prasarana, ...