Jumat
16 Oktober 2026 | 3 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Yani Launching Klinik Al Mustasyfa, Nakes Diminta Berikan Layanan Terbaik

IMG-20230127-WA0025_copy_900x507

GRESIK – Hampir 20 tahun tidak beroperasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melaunching kembali Klinik Mabarrot Al Mustasyfa di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu memberikan strategi supaya Klinik tersebut tetap beroperasi. Salah satunya digunakan sebagai tempat kegiatan sosial.

“Contoh tiga bulan pertama diadakan sunatan massal, tiga bulan berikutnya operasi katarak gratis,” ujar Gus Yani.

Orang nomor satu di Pemkab Gresik itu juga mengupayakan supaya masyarakat dapat mengakses BPJS di Klinik tersebut. Tentunya bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dan Klinik Mabarrot lainnya.

“Kita akan mengatur strategi agar masyarakat dapat mengakses BPJS di klinik Mabarrot di wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, pengurus Klinik Mabarot Al Mustasyfa segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Agar akses BPJS bisa lebih cepat didapatkan sebelum bulan puasa.

“Saya juga berpesan kepada para nakes, berikan pelayanan sebaik mungkin kepada para pasien,” kata mantan Ketua DPRD Gresik tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi dibukanya klinik tersebut, Gus Yani menyerahkan lima unit motor listrik bermerek Tangkas senilai Rp 95 juta. Ditambah satu unit alat kesehatan Hematology Analyzer Genrui Model KT-6390 yang ditaksir senilai Rp 130 juta untuk Klinik Mabarort Al Mustasyfa.

Sementara Ketua MWC NU Ujungpangkah Agus Nafisul Athok, menambahkan, peluncuran ini merupakan agenda kedua setelah soft opening Desember 2022 lalu. Dimana saat itu seluruh biaya operasional digratiskan untuk para pasien.

“Alhamdulillah saat soft opening Desember 2022 lalu sudah ada 500 pasien yang kami tangani secara gratis. Bulan ini sendiri sudah ada 400 pasien yang berobat, sehingga selama dua bulan kami telah menangani hampir seribu pasien.” bebernya.

Sebagai informasi, Klinik Mabarrot Al Mustasyfa berdiri sejak tahun 1989, dan beroperasi hingga tahun 2005. Saat ini telah memiliki beberapa layanan kesehatan. Yaitu Unit Gawat Darurat (UGD), poli umum, poli gigi, poli fisioterapi, poli kesehatan ibu dan anak, laboratorium, dan farmasi. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...