Sabtu
25 April 2026 | 5 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gotong Royong Merupakan Implementasi Nilai-nilai Pancasila

pdip-jatim-kusnadi-pospera-bondowoso-2

BONDOWOSO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, masih kuatnya tradisi gotong royong di masyarakat pedesaan merupakan implementasi Pancasila. Semangat gotong royong inilah yang diharapkan terus hidup di tengah masyarakat.

“Di sini gotong royongnya mash kuat. Ini merupakan implementasi nilai-nilai Pancasila yang memang masih kuat di masyarakat kita, terutama di pedesaan,” kata Kusnadi.

Hal itu dia ungkapkan saat menyampaikan paparan di acara Dialog Kerakyatan dengan tema “Menanamkan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara dalam Bingkai Pancasila”, di Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Rabu (26/7/2017).

Oleh karena itu, politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini mengaku berbahagia saat bisa bersilaturahmi dengan masyarakat desa.

Selain mengutamakan gotong royong dalam mengatasi berbagai hal, Kusnadi juga merasa yakin, masyarakat desa seperti di Ampelan tetap mencintai negaranya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebab, tambah Pak Kus, sapaan akrabnya, toleransi masyarakat desa masih sangat kuat, dan menghargai perbedaan. Apalagi, sebutnya, masyarakat Ampelan mayoritas kaum Muslim.

“Kaena Islam adalah rahmatan lil ‘alamin, yang rahmatnya bagi semua umat. Bukan untuk kita-kita saja yang beragama Islam,” ujarnya.

Hal ini, tambah Kusnadi, perlu disampaikan karena akhir-akhir ini sesama bangsa Indonesia sering terjadi kesalahpahaman, bermusuhan, dan saling mencurigai.

“Kita lahir dan menghirup udara Indonesia, dan itu sudah takdir Allah SWT. Lalu kenapa kita saling bermusuhan,” tuturnya.

Masukan itu disampaikan oleh anggota Pospera, maupun warga sekitar yang ikut menghadiri acara dialog.

Kusnadi mengapresiasi masukan-masukan tersebut. Menurutnya, aspirasi semacam inilah yang sangat diharapkan pemerintah.

Sebab, jelas Kusnadi, tidak semua persoalan di masyarakat akan diketahui pemerintah. “Sampaikan masalah-masalah di masyarakat kepada pemerintah. Tentu pemerintah, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat, akan membantu solusinya,” ujar Kusnadi.

Dia juga menyatakan siap untuk membantu persoalan di masyarakat yang membutuhkan bantuan dari Pemprov Jatim. Misalnya, masalah sulitnya mendapatkan air bersih seperti yang dialami warga Desa Ampelan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Deni: Kader Muda Kunci Kemenangan PDIP Kota Mojokerto di Pemilu 2029

Deni Wicaksono sebut kader muda jadi kunci strategi PDIP Kota menuju target elektoral Pemilu 2029. MOJOKERTO — ...
KABAR CABANG

Usai Pelantikan, 220 Kader PAC Se-Kabupaten Nganjuk Diminta Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat 

NGANJUK — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi, memerintahkan kepada 220 kader yang masuk ...
HEADLINE

Ribuan Kader Banteng Nganjuk Hadiri Musancab Serentak di Gedung Juang 45

NGANJUK — Ribuan kader PDI Perjuangan Nganjuk tumpah ruah memenuhi Gedung Juang 45, Jl. Dr. Soetomo No.60, Jumat ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Dorong Pariwisata Blitar Naik Kelas, Tekankan Standarisasi dan Kolaborasi

Bupati Rijanto dorong pariwisata Blitar naik kelas melalui standarisasi layanan, kolaborasi, dan penguatan desa ...
SEMENTARA ITU...

Wajah Baru KBS Disiapkan, Surabaya Garap Ikon Wisata Lebih Hidup hingga Malam Hari

KBS Surabaya ditata ulang dengan konsep baru, tambahan satwa, dan pengembangan night zoo untuk menarik wisatawan. ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Fokus Benahi Internal, Siapkan Program Kaderisasi dan Pemberdayaan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, menegaskan bahwa dalam satu tahun ke depan, pihaknya ...