Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gotong Royong Membesarkan Partai Lewat Unit Media PDI Perjuangan

pdip-jatim-dprd-ngawi-040523-kartiko-yuwono

Media partai menjadi penyambung atas kegiatan 3 pilar partai; struktural, eksekutif, dan legislatif, hingga kemudian informasi itu dapat tersampaikan kepada rakyat.

NGAWI – “Oh wartawan ratu dunia, apa saja kata wartawan mempengaruhi pembaca koran.”. Demikian penggalan lirik lagu qasidah Wartawan Ratu Dunia yang dipopulerkan Nasida Ria dekade 90-an lalu.

Penggalan lirik lagu itu memang benar adanya. Meski diciptakan puluhan tahun lalu, lirik lagu itu masih relevan hingga sekarang, setidaknya hingga tahun 2023 saat ini. Terbukti, apa-apa saja yang termuat dalam media berita, sedikit banyak mempengaruhi masyarakat pembaca.

Indonesia yang diproklamasikan Bung Karno 77 tahun lalu, punya sejarah panjang tentang pers. Sejarah ke-wartaan Tanah Air sudah bergulir jauh sejak Indonesia masih bernama Hindia Belanda. Pers nasional bermula dari RM Tirto Adhi Soerjo, pribumi pertama yang memiliki perusahaan pers berbahasa Melayu; Medan Prijaji (1907).

Ke-wartaan tanah air pun terus berkembang dan bergeliat hingga sekarang. Masyarakat kekinian tidak cuma disuguhi berita cetak. Perkembangan teknologi besar-besaran, turut mempengaruhi keberadaan pers. Berita tidak hanya muncul lewat koran, radio dan layar kaca. Pers juga merambah dunia maya dengan teknologi digitalnya.

Seperti diketahui, media massa atau pers punya pengaruh yang besar untuk masyarakat. Jika melihat fungsi pers, dapat menjadi media informasi, hiburan, serta edukasi. Berkaca dari fungsinya, pers juga mampu membentuk opini masyarakat dari kejadian yang diwartakan.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko (King) punya pandangan tentang peran serta media sebagai sarana gotong royong untuk membesarkan partai. Sudut pandang pria yang akrab disapa Pak King itu, mengenai keberadaan Unit Media DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sebagai sarana untuk mengabarkan kerja-kerja politik Kader Banteng kepada konstituen melalui pemberitaan.

Pak King bilang, era digital yang dimudahkan akses informasi membentuk masyarakat kosmopolitan yang selalu ingin up to date. Tidak ingin ketinggalan informasi barang satu apapun. Pun juga, menjadikan masyarakat yang saling terhubung satu sama lain, bahkan lintas benua dan samudra (interaksi global).

“Interaksi ini membutuhkan proses komunikasi. Dimana dalam komunikasi ada 4 komponen utama. Yakni, sumber, pesan, media, dan penerima pesan,” kata Pak King kepada pdiperjuangan-jatim.com, pada Kamis (4/5/2023).

Tentang media, Pak King bilang, media partai memiliki peran penting dalam kerja-kerja partai. Media partai menjadi penyambung atas kegiatan 3 pilar partai; struktural, eksekutif, dan legislatif, hingga kemudian informasi itu dapat tersampaikan kepada rakyat.

Meskipun berperan sebagai agen penyampai informasi kepada masyarakat, Pak King berpesan agar media partai tetap menjaga ruh akurasi pemberitaan. Hal itu berkaitan dengan efektivitas pesan atau informasi yang membutuhkan akurasi dan kecepatan hingga kemudian dapat diterima khalayak.

“Peran media partai sangat dibutuhkan, agar sebuah pesan informasi bisa sampai kepada masyarakat dengan cepat, akurat, tanpa ada distorsi maupun misinformasi,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi itu.

Pak King melanjutkan, di ranah kepartaian, secara fungsi media partai menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat. Menurutnya, dengan adanya media partai, masyarakat jadi tahu tentang idealisme, tujuan umum, visi misi, dan program partai.

“Media partai sangat dibutuhkan untuk mengedukasi masyarakat. Media partai harus mampu mengkomunikasikan tujuan partai, dan mengarahkan persepsi masyarakat dalam menentukan preferensi politiknya melalui sosialisasi kebijakan partai secara intens,” ucap Pak King.

Selaras dengan hal itu, kata Pak King, media partai sebagai alat komunikasi sosialisasi kebijakan partai, juga harus mampu memberikan informasi tentang kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Termasuk juga menjadi sarana untuk menyampaikan respon atas kebutuhan masyarakat oleh partai.

Kebijakan partai yang dilaksanakan oleh petugas, dalam hal ini struktural, eksekutif, dan legislatif, sebagai solusi atas permasalahan dalam dinamika masyarakat. Media partai berperan untuk memproduksi informasi, dengan jelas lengkap dan urut, serta disebarkan seluas-luasnya.

“Media partai harus mampu menginterpretasikan aspirasi masyarakat dan kebijakan partai,” papar Yuwono Kartiko (King) sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi tentang keberadaan media partai. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...