Selasa
03 November 2026 | 11 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Girangnya Sanaz, Siswi SD Penulis Dongeng Lingkungan,  Bukunya Diteken Megawati

20230726103340_IMG_3338_copy_624x390

SURABAYA – Roman Sanaz Aisya Janeeta tampak gembira, Rabu (26/7/2023). Maklum, pesan dan tandatangan dari Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Hj Megawati Soekarnoputri tertulis di buku dongeng miliknya.

Perjuangan Sanaz, pelajar kelas 5 SDN Kaliasin I Kecamatan Genteng Kota Surabaya mencegat Megawati di sela acara peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya tak sia-sia.

Goresan tinta dari Megawati membubuh di halaman awal buku yang ia sodorkan kepada Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut.

“Merdeka! Utk (untuk) Sanaz: Sebagai manusia kita harus pintar, punya harga diri, mempunyai harapan masa depan yang jauh. Love Ibu Mega. Di Mangrove, 26/7/2023,” tulisan Megawati seperti diperlihatkan Sanaz kepada pdiperjuangan-jatim.com di lokasi.

Buku milik Sanaz tersebut berjudul Fabel Berbudi: Sebuah Kumpulan Dongeng. Tulisan Sanaz masuk dalam buku tersebut. Judulnya:  Loli Si Pejuang Lingkungan Cilik.

Tulisan Sanaz dalam buku tersebut termasuk karya tulis kesekiannya. Sebelumnya, tulisan Sanaz juga masuk dalam buku berjudul 37 Dongeng Inspiratif Anak Indonesia.

“Sangat senang sekali,” kata Sanaz usai mendapat tanda tangan Megawati.

“Awalnya aku kan jaga yang di gubuk-gubuk itu, terus ayok kita kejar yuk, terus akhirnya Bu Mega mau berhenti,” ujar Sanaz.

Sanaz pun menceritakan keramahan Megawati kepada dirinya sesaat setelah ia cegat.

Berita terkait: Saat Para Pelajar Ketemu Megawati di Kebun Raya Mangrove Surabaya

“Bu Mega terus bilang, mau tulisan yang panjang apa yang pendek. Terus aku bilang yang panjang,” katanya.

Sementara itu, Guru SDN Kaliasin I, Dwi Irawati SPd yang mendampingi Sanaz dan sejumlah murid menyampaikan, dengan mengajak para siswa ke Kebun Raya Mangrove, dapat  menambah wawasan siswa tentang lingkungan.

Berita terkait: Kebun Raya Mangrove Surabaya Diresmikan Megawati, Kepala BRIN: Pertama dan Satu-satunya di Indonesia

“Harapan saya, anak-anak yang ikut dapat memberitahu temen-temennya dan masyarakat di lingkungan masing-masing, bahwa di Surabaya ada Kebun Raya Mangrove.”

“Juga agar siswa dapat memberitahukan kepada teman-temannya agar tetap memelihara lingkungan di sekitarnya,” kata Dwi Ira. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...