Selasa
03 November 2026 | 11 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saat Para Pelajar Ketemu Megawati di Kebun Raya Mangrove Surabaya

Picsart_23-07-26_13-35-36-384_copy_768x432

SURABAYA – Ratusan pelajar yang mengikuti kegiatan luar sekolah di Kebun Raya Mangrove, Gununganyar Surabaya mendapat kejutan.

Tak disangka, pada kegiatan  mengenal lingkungan alam di tempat tersebut, mereka bertemu Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri.

Kedatangan Megawati selaku Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di tempat tersebut untuk meresmikan Kebun Raya Mangrove, satu-satunya kebun raya  di Indonesia dengan berbagai spesies Mangrove.

Mengetahui kedatangan Megawati di tempat tersebut, sontak ratusan pelajar berdiri di sepanjang jalan menuju pintu masuk Hutan Mangrove Surabaya. Mereka berteriak kegirangan saat Megawati melintas di depan mereka.

Pelajar dari sejumlah SD dan SMP itu mengangkat bendera merah putih sambil berteriak: “Selamat datang Bu Mega”.

Menanggapi sambutan meriah tersebut,  perempuan yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan ini tersenyum sembari melambaikan tangan.

Sejumlah murid SDN Penjaringansari 2 mengaku senang berkesempatan melihat langsung Megawati. Saat ditanya pdiperjuanganjatim.com, dengan  lancar mereka menjelaskan sosok Megawati.

“Tahu-lah. Ketua PDI Perjuangan, Anak Pak Karno, Mantan Presiden Indonesia,” ungkap serentak para pelajar.

Baca juga: Pohon dalam Kehidupan Sukarno

Pelajar lainnya, Lani, kelas 2 SD, yang secara tiba-tiba berteriak, “Saya mau jadi Bu Mega,” ucapnya.

Sementara itu, pengajar dari SMP Al-Islah Surabaya, Mukhlas berharap, dari kegiatan luar sekolah hari ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar.

“Sepulang dari sini, semoga mereka semakin cinta lingkungan, dan semangat belajar menjadi sosok hebat di negara, seperti Bu Mega,” pungkasnya.

Berita terkait: Megawati Tiba di Surabaya, Dijadwalkan Resmikan Kebun Raya Mangrove

Megawati hadir di tempat tersebut didampingi Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (yolan/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...