NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata Ruang Kita di Alun-Alun Merdeka, Kabupaten Ngawi, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi tata ruang sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga kesesuaian pemanfaatan ruang.
Salah satu agenda dalam festival tersebut adalah lomba cerdas cermat tata ruang. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami aturan pemanfaatan ruang, termasuk pentingnya melindungi kawasan strategis pertanian dari ancaman alih fungsi lahan.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengapresiasi langkah DPUPR dalam menjaga dan mengendalikan pemanfaatan ruang di wilayahnya.
Menurutnya, pertumbuhan investasi dan pembangunan harus tetap berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan, tanpa mengabaikan perlindungan kawasan strategis pertanian.
“Ya, ini kita mengapresiasi strategi yang dihadirkan oleh PU Kabupaten Ngawi dalam menjaga tata ruang kita. Jangan sampai investasi di Kabupaten Ngawi ini ada yang menabrak peraturan, banyak menghilangkan ruang-ruang strategis untuk kegiatan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan,” ujar Bupati Ony.
Ia menilai, pemahaman masyarakat terhadap regulasi tata ruang menjadi salah satu kunci untuk memperkuat pengawasan pembangunan.
Warga diharapkan tidak hanya menerima informasi, tetapi juga berperan sebagai mitra pemerintah dalam mengendalikan pemanfaatan ruang di wilayah masing-masing.
“Ketika semakin banyak masyarakat tahu peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait tata ruang, kita bisa bersama-sama mengendalikan fungsi tata ruang itu sendiri. Jadi, semakin banyak orang yang paham terkait tata ruang, ruang-ruang kita semakin bisa tertata dengan baik,” tambahnya.
Bupati Ony juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam mengelola tata ruang wilayah.
Menurutnya, penataan ruang yang baik menjadi fondasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Melalui festival ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal arah pembangunan dan memahami aturan pemanfaatan ruang di Kabupaten Ngawi. (amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











