oleh

Gelar Wawasan Kebangsaan, Ristu Tekankan Semangat Gotong Royong

-Legislatif-23 kali dibaca

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Ristu Nugroho kembali menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dan Wawasan Kebangsaan.

Sosialisasi kali ini digelar di Sasana Krida Mulya, Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (27/5/2022) malam.

Di acara yang diikuti 120 orang peserta berasal dari Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun ini, Ristu mengangkat masalah gotong royong di masyarakat.

Menurut Ristu, sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya perpecahan di masyarakat dengan memahami ideologi Pancasila.

Legislator PDI Perjuangan ini pun menekanlan pentingnya budaya gotong royong kepada masyarakat. Menurutnya, gotong royong merupakan budaya bangsa Indonesia yang harus dilestarikan.

“Mari kita lestarikan gotong royong, karena sekarang kita lebih banyak dimanja dengan bantuan-bantuan dari pemerintah sehingga kita lupa dengan budaya gotong royong. Karena itu. mari kita kembalikan semangat juang kita untuk gotong royong,” ajak Ristu.

Dia menambahkan, semangat gotong royong juga harus terus ditanamkan untuk membangun dan merawat lingkungan sekitar sebagai wujud sumbangsih kepada negara.

“Karena itu, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan juga lebih memberikan pemahaman tentang ideologi Pancasila kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Basuki menyampaikan wawasan kebangsaan seperti ini sangatlah diperlukan oleh masyarakat, supaya nantinya tidak lupa akan budaya yang ditanamkan oleh nenek moyang, yaitu gotong royong.

”Alhamdulillah kita bisa berkumpul di sini untuk kegiatan wawasan kebangsaan, dimana kegiatan seperti ini sangat diperlukan sekali oleh masyarakat, terutama warga Desa Sumberbening. Monggo bersama sama kita tingkatkan budaya gotong royong di lingkungan kita masing-masing,” ujar Basuki. (ant/pr)