Kamis
16 April 2026 | 10 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Pangan Murah, Bupati Ony Sebut Inflasi di Ngawi Terkendali

IMG-20240827-WA0015_copy_832x523
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bercengkrama dengan salah satu pedagang di Gelar Pangan Murah, Selasa (27/8/2024). (Ahmad/pdiperjuangan-jatim.com)

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gelar Pangan Murah. Bazar yang menjual beragam kebutuhan sehari-hari dengan harga miring itu digelar di jalan serong, Alun-alun Merdeka Ngawi, pada Selasa (27/8/2024).

Sejumlah kios berjejer di sisi barat jalan serong. Kios non permanen ini menjual berbagai kebutuhan pokok. Seperti beras, gula, telur ayam, minyak goreng, hingga sayur mayur segar. Tentu dengan harga jual yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Keberadaan Gelar Pangan Murah tentu menarik minat para warga Ngawi. Para warga datang berduyun untuk membeli aneka ragam sembako yang murah meriah.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono hadir untuk membuka dan memantau aktifitas bazar. Setelah membuka resmi Gelar Pangan Murah, Bupati Ony menyusuri tiap kios dari ujung ke ujung, bercengkrama memantau harga.

Bupati Ony mengatakan, gelar pangan murah sebagai bentuk penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi. Selain itu, keberadaan kegiatan ini juga sebagai penyeimbang narasai yang kerap muncul saat terjadi kenaikan harga sembako.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, narasi yang terbangun saat terjadinya ketidakstabilan harga sering mengesampingkan fakta-fakta di lapangan. Dimana hal itu mengerdilkan peran petani sebagai produsen, dan arus distribusi barang.

“Ini bagian dari narasi yang baik. Jangan sampai masyarakat petani kita sudah berjuang keras menghadirkan pangan murah, terus kemudian hanya karena segelintir orang yang mencari keuntungan, menarasikan hal-hal jelek. Akhirnya dibikin seolah-olah kita kekurangan pangan,” kata Bupati Ony.

Pantauan di lapangan, Gelar Pangan Murah di alun-alun Merdeka Ngawi terbilang lebih lengang dibandingkan acara serupa. Menurut Bupati Ony, kelengangan itu sebagai indikasi bahwa inflasi di Kabupaten Ngawi semakin terkendali. Bahwa, harga kebutuhan di tingkat pasar masih terjangkau bagi masyarakat.

“Bisa dilihat bahwa di Ngawi tidak terjadi fluktuasi harga sembako yang signifikan. Biasanya harga bawang merah, cabai, diangka Rp70-80 ribu, sekarang relatif di harga Rp30 ribuan. Dalam ini dalam kondisi yang relatif normal. Inflasinya lebih terkendali,” ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di acara Gelar Pangan Murah. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...