Kamis
04 Juni 2026 | 10 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Monev Penyaluran Bansos, Ini Harapan Ina Ammania

PDIP-Jatim-Ina-Ammania-01022022

PONOROGO – Anggota komisi VIII DPR RI, Ina Ammania melakukan giat “Roadshow Monitoring dan Evaluasi (Monev)” pelaksanaan penyaluran bansos di Dapilnya, yang meliputi Kabupaten Ngawi, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, dan Pacitan selama dua hari berturut-turut, Minggu- Senin (30-31/1/2022).

Pada hari pertama, monev dilakukan di kantor Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi, Kantor Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan dan Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos, P3A) Kabupaten Ponorogo. Sedangkan pada hari kedua, dilakukan di kantor Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, dan kantor Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan.

Didampingi oleh Ahmad, perwakilan dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kemensos, Ina Ammania meninjau langsung proses penyaluran program bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) reguler dan PPKM di masing-masing kabupaten yang dikunjungi.

Bunda Ina, sapaan akrabnya, menyampaikan, pihaknya menemukan berbagai permasalahan yang sama yang terjadi di lapangan hampir di setiap kabupaten. Yaitu adanya kartu ganda dan kartu kosong yang tidak ada saldonya dari periode Maret 2021. Ada juga permasalahan penulisan identitas nama yang membuat pihak bank tidak bisa melanjutkan transaksi pencairan bantuan.

“Saya selaku anggota komisi VIII DPR RI yang bermitra kerja dengan Kemensos, sangat berharap agar bantuan ini dapat segera diterima oleh para penerima manfaat dengan tepat sasaran, sehingga nantinya bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperbaiki perekonomian di keluarga penerima,” jelasnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu juga berpesan agar para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan dinas sosial dapat bekerja sama untuk melaksanakan apa yang menjadi tugasnya, dan dengan antusias tinggi membantu masyarakat penerima manfaat, sehingga dapat meminimalisir permasalahan dalam penyaluran bantuan sosial.

“Saya harap para pendamping PKH, TKSK, dan dinsos bisa saling bekerja sama buat bantu masyarakat. Sehingga nantinya masalah bisa diminimalisir,” ujarnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...