Sabtu
20 Juni 2026 | 4 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ganjar Pranowo Ingin Pejabat Koruptor Dijebloskan ke Nusakambangan

pdip-jatim-231209-gp-umc-1

CIREBON – Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo menyatakan bakal serius mengatasi kasus korupsi di Indonesia. Capres nomor urut 3 itu menginginkan agar para pejabat yang terbukti korupsi, dijebloskan ke penjara Nusakambangan.

Terkait dengan hal ini, mantan Gubernur Jawa Tengah itu pun menyatakan akan mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bisa lebih tegas dalam menindak para pejabat yang melakukan korupsi.

“Ketika kemudian orang sudah marah pada situasi yang koruptif, maka mesti kita lakukan tindakan yang ekstra,” kata Ganjar usai menghadiri kuliah kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Jumat (8/12/2023).

Ganjar mengatakan, tindakan-tindakan lebih tegas sudah seharusnya dapat dilakukan agar para pejabat yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi bisa mendapatkan efek jera.

“Agar dia (koruptor) dapat memahami dan mengerti untuk tidak melakukan (korupsi). Saya kira itu yang bisa kita dorong agar orang bisa tobat untuk tidak melakukan itu,” ujarnya.

Ganjar menyampaikan, korupsi merupakan tindak pidana yang merugikan negara dan membuat banyak masyarakat geram.

Menurutnya, langkah-langkah tegas kepada para koruptor ini bisa direalisasikan melalui penguatan lembaga antirasuah.

“Penguatan KPK, bikin KPK lebih independen dan kita bawa pejabat yang koruptor ke Nusakambangan,” kata Ganjar.

Beberapa hal yang juga akan didorong terkait penanganan tindak pidana korupsi adalah pengesahan UU perampasan aset bagi koruptor dan penerapan kurikulum anti-KKN sejak dini. Sehingga perang melawan KKN bisa dilakukan sejak dini oleh semua lapisan masyarakat.

“Saya membawa gagasan gandakan anggaran, sikat KKN, dan poles birokrasi dan korupsi membuat sektor penerimaan negara tidak optimal, korupsi ini yang harus dilawan karena membuat masyarakat kita susah,” tutur Ganjar.

Terkait anggaran, kata Ganjar, saat ini penerimaan pendapatan negara masih belum optimal karena terjadi kebocoran anggaran akibat perilaku koruptif para oknum pejabat.

“Kalau korupsinya bisa kita tekan, maka jumlah anggaran yang ada bisa kita gandakan. Ini tentunya bisa disalurkan ke sektor lain seperti infrastruktur, gaji guru dan lain-lain,” katanya.

Ganjar menyebut, dalam Pemilu selalu ada harapan. Ada pro kontra sehingga tempat terbaik adalah ruang-ruang diskusi.

Setiap calon pemilih punya hak bertanya, sehingga Ganjar minta agar calon pemilih untuk bisa bertanya langsung pada para kandidat terkait ide dan gagasannya untuk membangun Indonesia. (goek/bs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Dorong Ketela Jadi Pangan Pendamping Beras, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

PDI Perjuangan Kabupaten Kediri mendorong pengembangan ketela sebagai pangan pendamping beras melalui gerakan ...
KABAR CABANG

PAC Plaosan Magetan Gelar Aksi Peduli Pertiwi, Lepaskan Burung dan Ikan di Randu Gede

MAGETAN — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Plaosan menggelar kegiatan Peduli Pertiwi di kawasan Randu Gede, Plaosan, ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Muda Blitar Raya

Turnamen Bola Voli Soekarno Cup 2026 di Kabupaten Blitar menjadi ajang menjaring bibit atlet muda berbakat dari ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi lewat Uprintis Futsal League 2026

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Uprintis Futsal League 2026 melahirkan bibit atlet berprestasi yang ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...