Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gagal Teleconference dengan Jokowi, Masalah TKI Dilaporkan lewat e-Mail

pdip jatim - jokowi e-blusukan-TKI LN

pdip jatim - jokowi e-blusukan-TKI LNJEDDAH – Perwakilan Luar Negeri (Perwalu) PDI Perjuangan Saudi Arabia melaporkan ke Presiden Joko Widodo soal status moratorium TKI, reformasi birokrasi KBRI/KJRI, WNI yang terancam hukuman mati, dan pendidikan anak – anak TKI. Laporan itu sebagai tindak lanjut e-blusukan yang dilakukan Jokowi dengan beberapa kelompok TKI di luar negeri, Minggu (30/11/2014).

Perwalu Saudi juga menyampaikan harapan agar KBRI/KJRI membuka help desk bagi WNI Overstayer yang ingin pulang ke tanah air. Sebab, selama ini banyak WNI Overstayer menjadi korban calo yang memungut biaya besar.

“Semua sudah kita sampaikan, tinggal secara mendetail akan dilaporkan setelah Tim Saudi melakukan pertemuan,” kata Sharief Rahmad, Ketua Perwalu Saudi Arabia, sebagaimana rilis yang diterima Infokom PDI Perjuangan Jawa Timur, Rabu (3/12/2014).

Menurut Sharief, pihaknya menyampaikan persoalan TKI secara tertulis melalui e-mail karena saat acara e-blusukan Minggu lalu perwakilan TKI di Saudi Arabia gagal menyampaikan aspirasinya. Pasalnya, saat itu ada kendala teknis, yakni microphone yang digunakan suaranya tidak terdengar Presiden Jokowi dan para menteri.

Usai acara E-Blusukan, sebagai Koordinator Tim Saudi Arabia, Sharief Rachmat melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakuri, dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. Materi aspirasi TKI di Saudi Arabia telah dikirim melalui email.

“Tim E-Blusukan Saudi Arabia mewakili dari berbagai komponen seperti Ramasahal Ma’dud, Efendi Baharudin, Dr. Elly Warti Maliki, Ir Ahmad Fuad (Ketua PCI NU Saudi), Saleh Maryono (Ketua Formida), Musthofa Al Gholayin (Perwakilan aktivis), dan Faruk Ramzi,” jelas Sharief.

Pada Selasa (2/12/2014) sore waktu Saudi, Menlu Retno Marsudi dalam pesannya yang dikirim ke Sharief Rachmat menyatakan bahwa pengaduan dan keluhan dari Saudi Arabia telah dibahas dengan KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...