Minggu
06 September 2026 | 5 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Erma Susanti Ajak Pemuda Blitar Siapkan Diri Hadapi Bonus Demografi 2035–2040

pdip-jatim-251122-ersus-reses-1

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, memanfaatkan masa resesnya di Desa Besuki, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jumat (21/11/2025), untuk menyampaikan pesan penting kepada para anak muda yang hadir.

Dia menegaskan bahwa Jawa Timur dan Indonesia secara umum sedang memasuki fase krusial menuju bonus demografi.

Di hadapan puluhan pemuda, Erma memaparkan bahwa saat ini generasi muda, khususnya Gen Z, sudah mendekati 30 persen dari total penduduk usia produktif.

Pada puncak bonus demografi 2035–2040, komposisi penduduk produktif diprediksi mencapai 70 persen.

“Ini sebenarnya posisi yang sangat menguntungkan. Beban penduduk tidak produktif akan jauh lebih kecil,” ujar Erma pada tim media ini, Sabtu (22/11/2025).

Namun kondisi di lapangan, menunjukkan tantangan besar. Menurutnya, saat ini satu orang yang bekerja masih harus menanggung beban empat anggota keluarga.

Jika tidak diantisipasi, kata dia, kebutuhan lapangan kerja pada 2030 dan seterusnya bisa memicu persoalan sosial. “Usia produktif yang tidak bekerja itu pasti menimbulkan masalah berantai,” tegasnya.

Erma pun mengingatkan bahwa sektor formal tidak bisa sepenuhnya diandalkan, mengingat ekonomi global masih dihantui kontraksi dan ketidakpastian geopolitik.

“Investasi besar tidak akan tumbuh cepat dalam situasi seperti sekarang. Kita tidak bisa hanya menggantungkan harapan pada sektor formal,” kata Erma.

Karena itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini mendorong generasi muda membekali diri dengan keterampilan wirausaha. Sektor pangan hingga industri kreatif disebutnya sebagai ruang besar bagi anak muda untuk berkembang.

“Kita harus menyiapkan anak muda menjadi entrepreneur. Banyak peluang di depan mata,” tutur Erma.

Dia mencontohkan kebutuhan besar dalam program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang sedang berjalan. Program tersebut menuntut suplai berbagai komoditas seperti telur, ayam, daging, buah hingga sayur.

“Permintaan pangan itu bukan hanya untuk pemenuhan gizi, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal,” sebutnya.

Melalui reses ini, Erma berharap anak muda Blitar tidak hanya siap memasuki era surplus demografi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi daerah.

“Bonus demografi hanya akan menjadi berkah kalau pemudanya punya skill dan keberanian membangun usaha,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...