Senin
27 April 2026 | 10 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Program Pengentasan Kemiskinan, Andreas Ajak Keroyok Bareng-bareng

pdip-jatim-230121-andre-malang-1

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendukung penuh berbagai upaya penanganan kemiskinan berupa program-program yang telah dicetuskan pemerintah pusat.

Dalam kegiatan Program Penanganan Kemiskinan Terpadu, yang dihadiri secara langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jumat (20/1/2023), Andreas menyerukan pentingnya gotong-royong seluruh elemen masyarakat untuk memberantas kemiskinan.

“Dibutuhkan kebersamaan yang sinergis dari berbagai stakeholder agar kemiskinan di negeri ini secara gradual bisa dikurangi,” ungkap Andreas.

Dia meyakini melalui gotong-royong seluruh pihak, program pengentasan kemiskinan yang telah dicanangkan pemerintah bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas dan dampak dari program tersebut lebih berkualitas.

Terlebih, DPR RI juga akan selalu melakukan pengawalan anggaran berkaitan dengan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang salah satunya memberikan bantuan kepada masyarakat miskin.

“Istilahnya kalau dikeroyok bareng-bareng maka output-nya akan lebih terlihat dan terasa. Masyarakat miskin yang kita entaskan akan lebih banyak kalau digarap bersama-sama,” jelasnya.

Anggota Komisi XI DPR RI ini mencontohkan, program kolaborasi pengentasan kemiskinan yang telah berjalan antara Kementerian Sosial yang mendapatkan support dari Bank Indonesia (BI) terbukti mempercepat graduasi, yang awalnya diperkirakan butuh waktu 6 bulan ternyata hanya memerlukan 2-3 bulan.

“Setelah graduasi maka mereka akan bisa mandiri sehingga keluar dari Kelompok Penerima Manfaat (KPM),” beber Andreas.

Wakil rakyat dari Dapil Malang Raya ini menjelaskan bahwa, kelompok penerima manfaat (KPM) PKH berdasarkan temuan di lapangan berasal dari kelompok usia produktif. Sehingga KPM harus diarahkan untuk mampu berwirausaha sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa keluar dari lingkaran kemiskinan.

Apalagi, pemerintah telah menganggarkan melalui APBN tahun 2023 sebesar Rp 476 triliun untuk perlindungan sosial masyarakat. Maka harapannya berbagai program Perlinsos dapat tepat sasaran serta benar-benar dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Gresik Peringkat 6 Nasional dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam Evaluasi ...
MILANGKORI

Puan: Negara Wajib Jamin Anak Aman, Termasuk di Daycare

Ketua DPR RI Puan Maharani tegaskan negara wajib jamin keamanan anak, termasuk di daycare, usai kasus kekerasan di ...
KRONIK

Erma Dukung Perjuangan Asosiasi BPD Tulungagung Terkait Kuota Perempuan dalam Pencalonan

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mendukung perjuangan Asosiasi BPD (Badan ...
RUANG MERAH

Saat Medsos Anak Dibatasi, Orang Tua Diuji

Oleh Priyanto PEMBATASAN penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun resmi diberlakukan sejak 28 Maret ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Pasuruan Tanam Ribuan Bibit Singkong dan Porang di Lereng Gunung Arjuno

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan melaksanakan aksi penanaman ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Bantu Kain Kafan dan Dana Operasional Pemulasaraan Jenazah di Jagalan

Yuzar Rasyid bantu kain kafan dan dana operasional pemulasaraan jenazah di Jagalan Kediri untuk ringankan beban ...