Kamis
11 Juni 2026 | 7 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Dukung Pemkot Inventarisasi Warga ber-KTP Surabaya yang Berkeahlian di Bidang Teknik Sipil

pdip-jatim-250307-EI-2

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mendukung kebijakan pemerintah kota (Pemkot) menginventarisasi warga ber-KTP Kota Pahlawan yang memiliki keahlian di bidang konstruksi.

“Kita dukung Pemkot menginventarisasi warga ber-KTP Surabaya yang memiliki keahlian terkait dengan teknik sipil, konstruksi bangunan, jembatan, gedung, dan terkait dengan hal-hal yang diperlukan dalam pembangunan Kota Surabaya,” kata Eri Irawan kepada media di Surabaya, Rabu (19/11/2025).

Untuk menjamin hal itu, dia mengimbau dinas terkait terjun ke lapangan memastikan kontraktor pelaksana pembangunan di kota Pahlawan ber-KTP Surabaya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik pinjam KTP dalam pelaksanaan proyek pembangunan.

“Dinas terkait harus benar-benar mensupervisi kontraktornya, bila ada yang memang ber-KTP di luar Surabaya harus di-blacklist. Juga jangan ada praktik pinjam KTP. Jadi ada kontraktor yang pinjam KTP tetapi ternyata tenaganya dari luar kota,” ujarnya.

Pasalnya, sebut Eri, Pemkot menggelontorkan alokasi anggaran yang tidak sedikit. Misalnya untuk pengendalian banjir, pembangunan puskesmas, sekolah, dan lain sebagainya.

Proyek-proyek pembangunan itu, kata dia, pengerjaannya harus melibatkan warga yang ber-KTP Surabaya.

“Pemkot Surabaya dalam setahun mengalokasikan anggaran pengendalian Rp 1,1 triliun, untuk di luar yang bersifat konstruksi. Ada juga pembangunan puskesmas, sekolahan, dan lain-lain. Semuanya dikerjakan kontraktor pelaksana,” ungkap Eri.

Karena itu, dia menekankan pembangunan tersebut pelaksana kontraktornya juga harus warga yang ber-KTP Surabaya.

“Semuanya harus mengakomodasi warga ber-KTP Surabaya yang memiliki keahlian terkait dengan konstruksi. Baik konstruksi sipil terkait jembatan, jalan, drainase, jembat, bangunan gedung dan segala macamnya, rumah pompa dan lain-lain,” tegasnya.

Diberitakan, Wali Kota Eri Cahyadi menekankan kewajiban seluruh kontraktor pemenang tender proyek Pemkot Surabaya untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal.

Menurutnya, siapapun kontraktornya yang menang maka pekerjanya harus mengambil orang Surabaya, dari nama-nama yang terdaftar.
“Dan nama-nama ini nanti kalau ternyata sudah kerja semua, masih ada yang kurang baru, boleh mengambil dari orang luar,” jelasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...