Sabtu
06 Juni 2026 | 8 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Tulungagung Tanam Pohon dan Lepas Burung, Komitmen Jaga Lingkungan Hidup

PDIP-Jatim-DPC-Tulungagung-24012026

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan tanam pohon dan pelepasan burung di Desa Kates, Kecamatan Kauman, pada Jumat (23/1/2026)

Kegiatan pelestarian flora dan fauna ini dalam rangka memperingati HUT ke-53 PDI Perjuangan sekaligus kado Ulang Tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, mengatakan, aksi penanaman pohon kopi menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk memproduksi oksigen di saat pohon-pohon banyak ditebang.

Sedangkan aksi simbolik pelepasan burung perkutut mempunyai makna mengembalikan hewan ke alamnya. Keberadaan hewan di alam dapat memberikan energi positif kepada lingkungan maupun manusia.

“Aksi ini untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Tulungagung, dengan tujuan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Erma.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, komitmen merawat pertiwi merupakan sikap ideologis dan garis politik partai yang menjadi salah satu rekomendasi Rakernas PDI Perjuangan 2026.

“Ekosistem sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Manusia harus menjaga dan merawat alam agar bisa terus menikmati manfaatnya,” jelasnya.

Erma menegaskan, DPC Tulungagung bersama seluruh kader dan simpatisan, berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama menghadapi bencana alam, khususnya perubahan iklim.

Komitmen tersebut selaras dengan Pancasila dan Trisakti Bung Karno bahwa pembangunan yang merusak lingkungan, merampas ruang hidup, dan mengorbankan generasi mendatang merupakan bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan dan amanat konstitusi.

“Lingkungan hidup sangat dibutuhkan oleh manusia, dan menjaga ekosistem berarti menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini kami dedikasikan kepada bangsa Indonesia dalam rangka HUT ke-53 PDI Perjuangan dan kado Ulang Tahun ke-79 Ibu Megawati Soekarnoputri,” terangnya.

Erma berharap, struktur PAC dan Ranting se- Kecamatan Kauman dapat bekerja dengan LMDH untuk menjaga kelestarian hutan, khususnya wilayah Desa Kates sekaligus mengembang potensi kopi untuk mendongkrak potensi lokal.

Seperti diketahui, kegiatan penanaman pohon dan pelepasan burung diikuti seluruh pengurus DPC, anggota fraksi, PAC Kauman, pengurus Ranting Desa Kates, LMDH Kecamatan Kauman dan masyarakat wilayah setempat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan tumpengan dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang diterima seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...