Rabu
03 Juni 2026 | 10 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC PDIP Kota Madiun Larang Kader Ikut Pengelolaan MBG, Siap Beri Sanksi Tanpa Kompromi

pdip jatim 260303 inda 2

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menegaskan komitmennya menjaga integritas kader terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh kader, termasuk anggota legislatif, dipastikan tidak terlibat dalam pengelolaan program tersebut, baik secara langsung maupun melalui pihak lain.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, menyatakan empat anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan di Kota Madiun tidak memiliki keterkaitan dengan MBG dalam bentuk apa pun.

“Di Kota Madiun, empat anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan tidak ada yang bersinggungan dengan MBG,” tegas Inda usai kegiatan pembagian takjil, Minggu (1/3/2026).

Penegasan tersebut, lanjutnya, merujuk pada instruksi resmi dari DPP PDI Perjuangan yang melarang keras seluruh kader memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan pribadi. Larangan itu mencakup keuntungan finansial maupun material, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Inda juga meluruskan spekulasi yang sempat mengaitkan namanya dengan sejumlah kegiatan MBG. Ia mengakui pernah hadir dalam beberapa agenda, namun sebatas memenuhi undangan sebagai motivator bagi para pekerja.

“Saya datang hanya untuk memberi semangat dan mengingatkan agar pekerjaan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tidak ada kaitannya dengan kepemilikan, pengelolaan, ataupun yayasan,” ujarnya.

Ia menegaskan, partai tidak akan memberi ruang bagi kader yang mencoba mengambil keuntungan dari program yang menyasar kepentingan publik tersebut. Struktur partai telah menyiapkan mekanisme pengawasan dan sanksi berjenjang bagi pelanggaran yang terbukti.

“Sanksinya jelas dan tegas, mulai dari peringatan hingga pemberhentian atau pemecatan dari keanggotaan partai,” tandasnya.

Menanggapi polemik yang berkembang di masyarakat, Inda menilai dinamika tersebut lebih banyak dipicu persoalan teknis di lapangan. Karena itu, ia berharap pelaksanaan program berjalan lebih tertib dan akuntabel agar tidak memicu kecurigaan publik.

“Jika ada keluhan masyarakat dan itu memang tidak sesuai harapan rakyat, PDI Perjuangan akan berdiri di sisi rakyat. Program yang baik harus dijalankan dengan tata kelola yang baik,” pungkasnya.

Dengan klarifikasi ini, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun berharap ruang spekulasi dapat dihentikan, sekaligus menegaskan posisi partai yang mengedepankan disiplin kader dan kepentingan masyarakat di atas segalanya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...