Selasa
15 September 2026 | 4 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Donny Bayu Serap Aspirasi di Kampung Samin Bojonegoro

pdip-jatim-dprd-bojonegoro-220122-donny-bayu-setiawan-a

BOJONEGORO – Anggota DPRD Bojonegoro, Dony Bayu Setiawan menggelar pertemuan dengan masyarakat Samin di masa reses persidangan pertama tahun ini. Acara dilaksanakan di Kampung Budaya Samin, Dusun Jepang, Desa dan Kecamatan Margomulyo.

Pertemuan dengan sedulur sikep atau peniten, sebutan untuk masyarakat Samin, Donny Bayu tampak akrab dengan para tokoh dan sesupuh. Termasuk dengan Mbah Hardjo Kardi, usia 85 tahun, keturunan Surosentiko Samin sekaligus sesepuh masyarakat Samin.

Maklum, beberapa waktu lalu, wakil rakyat dari PDI Perjuangan tersebut didapuk sebagai warga kehormatan masyarakat Samin.

Berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat Samin ditampung Donny Bayu untuk diperjuangkan dalam tugas-tugas kedewanan yang diembannya.

Serap aspirasi sekaligus silaturahmi dengan masyarakat Samin, kata Donny, bagian dari komitmen dirinya selaku kader PDI Perjuangan untuk meletarikan ajaran dan budaya masyarakat Samin.

“Sebagai bentuk penghormatan kepada Surosentiko sekaligus budaya positif masyarakat,” katanya, Sabtu (22/1/2022).

Tentang peniten atau sedulur sikep sebagai nama lain dari masyarakat Samin, Donny menjelaskannya sebagai berikut. Peniten, dari bahasa Jawa niteni, adalah sikap mencermati yang bersumber dari ajaran leluhur. Sementara kata sedulur adalah saudara, sementara sikep adalah senjata.

Sehingga sedulur sikep bermakna ajaran Samin yang mengedepankan perlawanan tanpa senjata atau tidak menggunakan kekerasan. Karena pada mulanya ajaran Samin merupakan bentuk perlawanan penduduk bumi putera terhadap kolonialisme era penjajahan Belanda.

Perlawanan ketika itu dilakukan bukan dengan cara fisik, tetapi melalui tindakan pembangkangan terhadap segala macam peraturan pemerintah kolonial. Salah satunya, menolak membayar pajak karena mereka beranggapan bahwa bumi yang dipijak dan digunakan adalah milik Tuhan dan warisan nenek moyang.

Masyarakat Samin, lanjut Donny, juga dikenal jujur dan terbuka terhadap siapapun termasuk kepada orang-orang yang belum dikenalnya. Mereka akan mengatakan apa saja sesuai dengan realitas tanpa ada rekayasa. Meskipun kadang disalah-pahami sebagai sikap lugu dan cenderung dianggap bodoh.

Tetapi cara tersebut yang dulu dipergunakan melawan Belanda, meski sudah mengerti tetapi pura-pura tidak mengerti.

Masyarakat Samin menganggap semua orang sebagai saudara. Sehingga sikap kebersamaan selalu diutamakan. Sifat-sifat ini tercermin dalam perilaku, sikap maupun bahasa yang digunakan.

Ajaran lain yang diterapkan masyarakat Samin adalah gotong royong. Kalau ada yang sedang membangun rumah atau mengerjakan sawah misalnya, tanpa diminta, semua warga akan datang dan membantu.

“Gotong-royong untuk kebutuhan umum dinilai lebih tinggi nilainya daripada kebutuhan pribadi. Dan kerja bakti merupakan hal yang terpuji. Gotong royong ini dikenal oleh masyarakat Samin sebagai sambatan atau rukunan,” jelasnya. (jen/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...