Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Trenggalek Student League 2026 menjadi ajang lahirnya pesepak bola muda berprestasi melalui pembinaan usia dini.
TRENGGALEK – Ketua KONI Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, berharap Trenggalek Student League (TSL) 2026 menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan pesepak bola muda berprestasi dan mengharumkan nama Trenggalek di level yang lebih tinggi.
Harapan tersebut disampaikan Doding saat membuka TSL 2026 di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Selasa (28/7/2026). Kompetisi antarpelajar itu berlangsung hingga 3 Agustus 2026 dan diikuti 16 tim dari jenjang SMP dan SMA sederajat.
“Mewakili KONI, kami mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi ini. Setidaknya menjadi wadah untuk menambah jam terbang para pesepak bola pelajar di Trenggalek,” ujar Doding.
Turnamen yang digagas MNA Sport Management tersebut memperebutkan Piala Bergilir Bupati Trenggalek M. Nur Arifin.
Sebanyak 16 tim ambil bagian, terdiri atas sembilan tim tingkat SMP sederajat dan tujuh tim tingkat SMA sederajat.

Menurut Doding, KONI Trenggalek berkomitmen terus mendukung pembinaan seluruh cabang olahraga, termasuk sepak bola yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan pesat di Kabupaten Trenggalek.
Ia menilai menjamurnya Sekolah Sepak Bola (SSB) di berbagai kelompok umur perlu diimbangi dengan kompetisi yang rutin agar para atlet muda memiliki ruang mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
“Dengan gencarnya turnamen atau kompetisi, kami optimistis akan muncul pemain-pemain yang mampu berlaga di level yang lebih tinggi,” pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, Doding menilai kompetisi antarpelajar juga berperan membentuk karakter atlet sejak usia dini, mulai dari sportivitas, disiplin, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.
Menurutnya, keberlangsungan kompetisi seperti TSL menjadi sinyal positif bagi pembinaan sepak bola usia muda di Trenggalek.
“Selamat bertanding, junjung sportivitas selama di lapangan,” pungkasnya. (azz/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












