Sabtu
29 Agustus 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Doa Bersama Akhir Tahun, Bupati Anas: Kita Harus Banyak Introspeksi Diri

pdip-jatim-tahun-baru-banyuwangi

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar doa bersama refleksi akhir tahun di Masjid Babussalam Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (31/12/2020) malam. 

Tidak seperti malam pergantian tahun sebelumnya yang digelar secara meriah dan dipenuhi ribuan masyarakat di alun-alun kota, refleksi tahun ini digelar sederhana. 

Doa bersama dan tausiyah malam tahun baru tersebut menghadirkan Kyai Thoha Muntoha dari Glenmore, Banyuwangi dan dai kondang Ustad Yusuf Mansur.

Meski tidak mendatangkan massa, namun masyarakat Banyuwangi dapat mengikutinya secara virtual melalui Youtube untuk mengisi acara pergantian tahun. Selain itu seluruh pondok pesantren se-Banyuwangi juga ikut doa bersama dan refleksi akhir tahun melalui aplikasi zoom.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan kegiatan ini diselenggarakan secara virtual agar tidak ada kerumunan di malam pergantian tahun di Kabupaten Banyuwangi.

“Sungguh ini pengalaman yang luar biasa. Pandemi ini mengingatkan kita semua bahwa kita harus banyak berintrospeksi diri atas ujian yang kita hadapi saat ini. Pun mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita di tengah situasi yang tidak menentu ini,” ungkapnya.

Anas menjelaskan pergantian tahun kali ini digelar sederhana diawali dengan khataman Al-Quran, shalawat, dan doa bersama. “Biasanya kita gelar di alun-alun sambil ditutup kembang api, namun kali ini digelar secara prihatin,” terang dia.

Anas berharap Kabupaten Banyuwangi dapat segera bangkit dari cobaan yang diakibatkan virus corona di tahun 2021. 

“Mudah-mudahan, program Presiden Jokowi untuk vaksinasi covid ini bisa berjalan lancar di Indonesia, dan kita semua diberikan kesehatan. Ada hikmah yang besar dibalik ini semua,” ucapnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Yusuf Mansur membagi pengalamannya saat sempat terpapar positif corona. “Saat saya sakit, menggerakkan kaki saja sudah ngos-ngosan, walaupun disekat jendela ngelihat istri dan anak saja sudah bahagia,” jelas Yusuf Mansur.

Karena itu, menurutnya, di masa pandemi, refleksi akhir tahun harus dipenuhi dengan rasa syukur dan tidak bersusah hati. Sebab menurutnya banyak orang yang tidak dapat berkumpul keluarga karena virus corona.

“Di refleksi akhir tahun ini jangan melihat yang besar-besar, tidak punya mobil, rumah. Tetapi lebih ke rasa bersyukur, bisa kumpul keluarga sekarang harganya mahal. Ayo kita tetap optimis menatap masa depan,” ajaknya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Warga Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

GRESIK – Kepedulian Kabupaten Gresik terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan dengan ...
KRONIK

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Pastikan Pilkades Jember 2027 Gratis bagi Calon

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memastikan calon kepala desa tidak dibebani biaya dalam Pemilihan Kepala ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan–PAN Minta Belanja Daerah Surabaya Harus Beri Manfaat Nyata

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan–PAN DPRD Kota Surabaya mendorong peningkatan kualitas belanja daerah dalam ...
KRONIK

Secangkir Kopi, Ketela Rebus, dan Malam Panjang di Tengah Muktamar NU

JOMBANG – Selepas waktu Isya, seorang pria paruh baya berjalan perlahan menuju sebuah tenda sederhana di sekitar ...
EKSEKUTIF

Jelang Hari Jadi ke-832, Mas Ipin Jadikan Jalan Mulus Kado untuk Warga Trenggalek

TRENGGALEK – Menjelang Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Bupati M. Nur Arifin menunjukkan komitmen melanjutkan ...