Selasa
21 April 2026 | 6 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa Ingatkan Eksekutif Agar Cermat Menyiapkan Dana Pemilukada 2024

pdip-jatim-dprd-jatim-281221-diana-sasa-a

MAGETAN – Anggota Komisi A DPRD Jatim, Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa mengingatkan kepada pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi untuk menyiapkan secermat mungkin alokasi dana Pemilihan Umum Kepala Daerah (pemilukada) Tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan Diana Sasa saat kunjungan kerja Komisi A DPRD Jawa Timur di Magetan, Selasa (28/12/2021).

Pada kunjungan kerjanya itu rombongan Komisi A DPRD Jatim ditemui Sekda Kabupaten Magetan, Hergunadi, beserta jajarannya. Hadir pula Ketua Komisi A DPRD Magetan, Suwarno; Ketua KPU Magetan, Fahrudin; dan Ketua Bawaslu Magetan, Hendrad Subiyakto.

Pertemuan berlangsung di Ruang Ki Mageti, komplek kantor Pemkab Magetan. Kunker ini membahas persiapan dana pemilihan umum kepala daerah baik kabupaten maupun provinsi pada 2024.

“Di tengah banyaknya efisiensi refocusing APBD saat ini, pemda maupun pemprov harus benar-benar menyiapkan alokasi dana untuk kebutuhan pemilu kepala daerah dan gubernur mendatang,” kata Diana Sasa.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Magetan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek dan Pacitan ini menambahkan, penyiapan anggaran mesti dilakukan mulai dari saat sekarang. Sebab, lanjut dia, jika dilakukan secara mendadak, kemudian terjadi kepanikan lantaran anggaran tidak mencukupi.

“Jadi, kita persiapkan sebaik-baiknya agar pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik,” kata Diana Sasa.

Apalagi, lanjut legislator asal Magetan ini, pemilihan kepala daerah baik kabupaten maupun provinsi mendatang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Utamanya karena faktor pandemi yang belum tahu kapan berakhir. Otomatis ada penambahan biaya untuk penyesuaian situasi new normal,” kata Diana Sasa.

Ketua Komisi A DPRD Jatim Istu Hari Subagyo menambahkan, dana cadangan provinsi yang telah diplot di APBD, akan dibuatkan perda untuk bisa digunakan.

Sementara Ketua KPU Magetan, Fahrudin menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU Provinsi terkait dana sharing karena dana pemilu kepala daerah naik 200 persen lebih dari pemilu sebelumnya. Ini berdasarkan evaluasi dari penyelenggaraan pilkada lalu.

“Ada unit pembiayaan yang sebelumnya tidak ada, seperti santunan panitia penyelenggara pemilu yang sakit atau meninggal, anggaran APD, pembubaran penyelenggara PPS dan PPK, desa percontohan pemilu, media teleconference, dan penambahan honorarium penyelenggara,” jelasnya.

KPU Kabupaten mengusulkan ada dana sharing dari provinsi, terutama untuk Panitia Pemutakhiran Data Pemilih, pendirian TPS, dan honorarium KPPS. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...
KRONIK

Erma Tegaskan Pelibatan Gen Z pada Struktur PAC Melalui Proses Panjang

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten, Erma Susanti, menegaskan bahwa pelibatan Gen Z dalam pengisian ...