Senin
04 Mei 2026 | 11 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dialog Bersama Gen Z Surabaya, Mbak Puti Bakal Wujudkan Aspirasi dan Kampung Madani

PDIP-Jatim-Puti-Guntur-07022024

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menggelar dialog interaktif bersama Generasi Z (Gen Z) di Parikesit Griya, Ketintang Madya, Surabaya, pada Selasa (6/2/2024). Dalam kesempatan itu, Mbak Puti, sapaan akrabnya, membahas sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian Gen Z, termasuk pendidikan, kekerasan, dan pelecehan seksual di Kota Surabaya.

Mbak Puti menyoroti tingginya biaya uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi dan pungutan berlebih pada siswa SMA. Dalam konteks ini, ia menyampaikan bahwa Garda Puti Guntur Soekarno dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pemerataan beasiswa pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

“Kami berupaya menjadi solusi untuk meringankan beban finansial para pelajar yang menghadapi kendala ekonomi,” ujarnya.

Selanjutnya, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menanggapi serius masalah kekerasan dan pelecehan seksual yang marak di Kota Surabaya. Ia menegaskan komitmennya untuk bersinergi dalam menciptakan kota yang aman dan nyaman, terutama bagi perempuan di ruang publik.

“Harus disadari bahwa ketidaknyamanan perempuan saja sudah menjadi situasi yang tidak baik,” terangnya.

Karena itu, Mbak Puti mendorong pemangku kebijakan di Surabaya untuk memprioritaskan perspektif gender dalam perumusan kebijakan. Dalam konteks perubahan nyata, Mbak Puti menyampaikan, Garda Puti Guntur Soekarno Gen Z-nya akan berkolaborasi aktif dalam mewujudkan program Kampung Madani di Surabaya.

Melalui keterlibatan sebagai fasilitator di beberapa kampung, Garda Puti Guntur Soekarno berfokus pada implementasi tri dharma perguruan tinggi, termasuk pelatihan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta digitalisasi pemasaran.

Sementara itu, relawan Garda Puti Guntur Soekarno Gen Z, Fajar Kurniawan, menyampaikan, sekitar 50 mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya ikut serta dalam dialog tersebut. Mereka membahas program Kampung Madani dengan fokus pada implementasi tri dharma perguruan tinggi.

Fajar juga menegaskan, hingga saat ini, 30 personil Garda Puti Guntur Soekarno Gen Z telah tersebar di 5 titik pengembangan kampung mandiri.

“Hal ini menunjukkan keterlibatan aktif Garda Puti Guntur Soekarno dalam mewujudkan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan melalui program Kampung Madani,” tandasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto: Kolaborasi Pemda dan Komunitas Sosial Harus Diperluas untuk Perkuat Layanan Masyarakat

Rijanto dorong kolaborasi pemerintah dan komunitas sosial diperluas dalam Harlah Laskar Peduli Kasih Blitar. BLITAR ...
KRONIK

DPRD Banyuwangi Lanjutkan Pembahasan Tiga Raperda, Masrohan: Masukan Masyarakat Jadi Pertimbangan

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi melalui Panitia Khusus (Pansus) kembali melakukan pembahasan terhadap 3 ...
UMKM

Nuansa Tempo Dulu di Pasar Panganan Giri Biyen Gresik, Transaksi Pakai Koin Gobog

GRESIK – Suasana Kampung Kajen, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, tampak berbeda pada Minggu ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Apresiasi Layanan Haji Makin Cepat, Lepas 3 Kloter JCH Surabaya dengan Pesan Kekompakan

Eri Cahyadi apresiasi layanan haji di Surabaya makin cepat, lepas 3 kloter JCH dengan pesan kekompakan dan ...
KRONIK

Ringankan Beban 6.500 Pedagang Pasar, Bupati Ipuk Gratiskan Retribusi Sabtu-Minggu

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi membebaskan pungutan retribusi bagi ribuan pedagang pasar ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Komitmen Kawal Aspirasi Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Terkait Kesejahteraan dan Keadilan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi guru dan tenaga ...