Senin
03 Agustus 2026 | 6 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dialog Bersama Gen Z Surabaya, Mbak Puti Bakal Wujudkan Aspirasi dan Kampung Madani

PDIP-Jatim-Puti-Guntur-07022024

SURABAYA – Anggota Komisi X DPR RI, Puti Guntur Soekarno, menggelar dialog interaktif bersama Generasi Z (Gen Z) di Parikesit Griya, Ketintang Madya, Surabaya, pada Selasa (6/2/2024). Dalam kesempatan itu, Mbak Puti, sapaan akrabnya, membahas sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian Gen Z, termasuk pendidikan, kekerasan, dan pelecehan seksual di Kota Surabaya.

Mbak Puti menyoroti tingginya biaya uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi dan pungutan berlebih pada siswa SMA. Dalam konteks ini, ia menyampaikan bahwa Garda Puti Guntur Soekarno dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pemerataan beasiswa pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

“Kami berupaya menjadi solusi untuk meringankan beban finansial para pelajar yang menghadapi kendala ekonomi,” ujarnya.

Selanjutnya, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menanggapi serius masalah kekerasan dan pelecehan seksual yang marak di Kota Surabaya. Ia menegaskan komitmennya untuk bersinergi dalam menciptakan kota yang aman dan nyaman, terutama bagi perempuan di ruang publik.

“Harus disadari bahwa ketidaknyamanan perempuan saja sudah menjadi situasi yang tidak baik,” terangnya.

Karena itu, Mbak Puti mendorong pemangku kebijakan di Surabaya untuk memprioritaskan perspektif gender dalam perumusan kebijakan. Dalam konteks perubahan nyata, Mbak Puti menyampaikan, Garda Puti Guntur Soekarno Gen Z-nya akan berkolaborasi aktif dalam mewujudkan program Kampung Madani di Surabaya.

Melalui keterlibatan sebagai fasilitator di beberapa kampung, Garda Puti Guntur Soekarno berfokus pada implementasi tri dharma perguruan tinggi, termasuk pelatihan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta digitalisasi pemasaran.

Sementara itu, relawan Garda Puti Guntur Soekarno Gen Z, Fajar Kurniawan, menyampaikan, sekitar 50 mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya ikut serta dalam dialog tersebut. Mereka membahas program Kampung Madani dengan fokus pada implementasi tri dharma perguruan tinggi.

Fajar juga menegaskan, hingga saat ini, 30 personil Garda Puti Guntur Soekarno Gen Z telah tersebar di 5 titik pengembangan kampung mandiri.

“Hal ini menunjukkan keterlibatan aktif Garda Puti Guntur Soekarno dalam mewujudkan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan melalui program Kampung Madani,” tandasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...