Rabu
09 September 2026 | 8 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Tulungagung, Risma Cerita Pengalaman Pimpin Surabaya dan Kemensos

PDIP-Jatim-Risma-di-Tulungagung-21092024
Bakal calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, menghadiri acara sarasehan budaya di Desa/Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Jumat (20/9/2024).

TULUNGAGUNG – Bakal calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, menghadiri sarasehan budaya di Sanggar Kesenian Aditya Desa/Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Jumat (21/9/2024).

Selain budayawan, kegiatan tersebut juga dihadiri para pelaku UMKM, sejumlah pengurus DPC, anggota Fraksi DPRD Tulungagung, dan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo dan Didik Girnoto Yekti (Mardinoto).

Di hadapan para peserta sarasehan, Risma menyampaikan komitmennya untuk memprioritaskan program kesejahteraan sosial bagi masyarakat Jawa Timur.

Selain itu, dirinya juga berbagi pengalaman dalam menyelesaikan persoalan-persoalan sosial dan solusi-solusi terbaik saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya dan Mensos RI.

“Jika dipercaya masyarakat untuk memimpin Jawa Timur, kami akan mengedepankan program kesejahteraan sosial,” ujar Risma.

Di sisi lain, Risma bercerita terkait kesuksesannya mengubah wajah Gang Dolly, dari image negatif menjadi kawasan percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari adanya komunikasi yang baik antara pemimpin dan masyarakat. Sehingga setiap program kebijakan yang dikeluarkan akan gayung bersambut dengan keinginan masyarakat.

“Keberhasilan ini karena komunikasi saya yang selalu terjalin dengan masyarakat,” ujar Risma.

Di tempat yang sama, Bacabup Tulungagung, Maryoto Birowo, mengajak seluruh pengurus partai pengusung, kader dan relawan untuk mendahulukan teladan yang positif kepada masyarakat menjelang Pilkada Serentak 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu meminta seluruh tim pemenangan di semua tingkatan untuk menyosialisasikan keberhasilan pembangunan yang telah dilakukan oleh Risma dan Gus Hans maupun Mardinoto.

“Tugas kita saat ini adalah menyampaikan keberhasilan pembangunan kepada masyarakat agar mereka tidak mendapat informasi yang sesat,” ujar Maryoto.

Dia menambahkan, saat ini pemahaman masyarakat tentang Pilkada Serentak 2024 masih belum menyeluruh. Sehingga koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat harus terus dilakukan sebagai langkah menuju kemenangan

Sementara itu, Bacawabup Tulungagung, Didik Girnoto Yekti, menambahkan bahwa program kerja dari Risma-Gus Hans sudah selaras dengan Mardinoto.

Hal itu akan mempermudah tim pemenangan dalam menyosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Tulungagung, serta memperkuat sinergitas mewujudkan program kerakyatan ke depan.

“Jika Mardinoto dan Risma-Gus Hans diberikan amanah, tentu program-program pro rakyat akan mudah terealisasi,” tandasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...