Jumat
24 Juli 2026 | 12 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Mojokerto, Risma Jelaskan Skema Pemberdayaan Perempuan Gus Ipul-Mbak Puti

pdip-jatim-risma-kampanyekan-puti1

SURABAYA – Tak hanya di Sidoarjo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga memanfaatkan libur Lebaran kemarin malam dengan mengampanyekan program pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno kepada warga di Kabupaten Mojokerto.

Menurutnya, kampanye di kawasan Gerbangkertosusila ini dia lakukan karena tidak ingin warga Jatim keliru dalam memilih pemimpin di Pilkada Jatim 27 Juni mendatang.

“Makanya kami sampaikan program Gus Ipul-Puti di Sidoarjo dan Mojokerto kemarin,” kata Tri Rismaharini di Surabaya, Rabu (20/6/2018).

Di Kabupaten Mojokerto, Risma menghadiri acara halal bihalal dan silaturrahmi dengan warga Dusun Tanjung RT 03/RW 01, Desa Canggu, Kecamatan Jetis.

Di depan ratusan warga Canggu, Risma menyampaikan skema pemberdayaan perempuan yang termasuk program Gus Ipul-Puti.

Menurut Risma, Gus Ipul-Puti akan mengadopsi skema pemberdayaan perempuan yang digagasnya di Kota Surabaya. Ia mengharapkan skema yang berhasil diterapkan di Surabaya bisa diterapkan di daerah lain di Jatim.

Hal ini, lanjut dia, diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga Jawa Timur yang lebih bermartabat. “Saya sudah membicarakan dan menyiapkan bersama Gus Ipul dan Mbak Puti untuk membantu agar perempuan-perempuan Jawa Timur lebih berdaya dan berpenghasilan,” ujarnya.

Risma menambahkan, bahwa skema tersebut sudah berhasil dijalankan melalui program Pahlawan Ekonomi yang mulai dilaksanakan pada 2010. Setelah delapan tahun berjalan, kini sudah banyak perempuan pelaku usaha Pahlawan Ekonomi memiliki penghasilan besar.

“Ada yang setahun omzetnya Rp 1,5 miliar. Ada juga yang produknya sudah ekspor. Awalnya yang ikut hanya 89 orang tapi sekarang jumlahnya sudah ratusan orang,” ungkap Risma.

Menurutnya, program itu digagas untuk menghidupkan mesin kedua ekonomi keluarga, dimana para perempuan yang tidak bekerja dibekali keterampilan sesuai kebiasaannya.

“Kalau suka masak ya dilatih sampai bisa. Kalau suka membuat suvenir atau kue juga begitu,” kata kader PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, Risma juga menghadiri halalbihalal dan silaturahmi Yayasan Berkarya di Desa Kloposepuh, Sukodono, Sidoarjo. Di acara ini, Risma menegaskan kembali jika pendidikan mempunyai peran yang sangat penting untuk memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat warga Jawa Timur. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...