Senin
07 September 2026 | 11 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Mojokerto, Risma Jelaskan Skema Pemberdayaan Perempuan Gus Ipul-Mbak Puti

pdip-jatim-risma-kampanyekan-puti1

SURABAYA – Tak hanya di Sidoarjo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga memanfaatkan libur Lebaran kemarin malam dengan mengampanyekan program pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno kepada warga di Kabupaten Mojokerto.

Menurutnya, kampanye di kawasan Gerbangkertosusila ini dia lakukan karena tidak ingin warga Jatim keliru dalam memilih pemimpin di Pilkada Jatim 27 Juni mendatang.

“Makanya kami sampaikan program Gus Ipul-Puti di Sidoarjo dan Mojokerto kemarin,” kata Tri Rismaharini di Surabaya, Rabu (20/6/2018).

Di Kabupaten Mojokerto, Risma menghadiri acara halal bihalal dan silaturrahmi dengan warga Dusun Tanjung RT 03/RW 01, Desa Canggu, Kecamatan Jetis.

Di depan ratusan warga Canggu, Risma menyampaikan skema pemberdayaan perempuan yang termasuk program Gus Ipul-Puti.

Menurut Risma, Gus Ipul-Puti akan mengadopsi skema pemberdayaan perempuan yang digagasnya di Kota Surabaya. Ia mengharapkan skema yang berhasil diterapkan di Surabaya bisa diterapkan di daerah lain di Jatim.

Hal ini, lanjut dia, diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga Jawa Timur yang lebih bermartabat. “Saya sudah membicarakan dan menyiapkan bersama Gus Ipul dan Mbak Puti untuk membantu agar perempuan-perempuan Jawa Timur lebih berdaya dan berpenghasilan,” ujarnya.

Risma menambahkan, bahwa skema tersebut sudah berhasil dijalankan melalui program Pahlawan Ekonomi yang mulai dilaksanakan pada 2010. Setelah delapan tahun berjalan, kini sudah banyak perempuan pelaku usaha Pahlawan Ekonomi memiliki penghasilan besar.

“Ada yang setahun omzetnya Rp 1,5 miliar. Ada juga yang produknya sudah ekspor. Awalnya yang ikut hanya 89 orang tapi sekarang jumlahnya sudah ratusan orang,” ungkap Risma.

Menurutnya, program itu digagas untuk menghidupkan mesin kedua ekonomi keluarga, dimana para perempuan yang tidak bekerja dibekali keterampilan sesuai kebiasaannya.

“Kalau suka masak ya dilatih sampai bisa. Kalau suka membuat suvenir atau kue juga begitu,” kata kader PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, Risma juga menghadiri halalbihalal dan silaturahmi Yayasan Berkarya di Desa Kloposepuh, Sukodono, Sidoarjo. Di acara ini, Risma menegaskan kembali jika pendidikan mempunyai peran yang sangat penting untuk memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat warga Jawa Timur. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Run Diikuti 1.700 Pelari, Dewi Dorong Jadi Sport Tourism Unggulan

Sebanyak 1.700 pelari mengikuti Kediri Run di SLG. Pemkab Kediri mendorong event tersebut berkembang menjadi daya ...
EKSEKUTIF

Bupati Sanusi Perketat Pengawasan MBG, Pengelola SPPG Wajib Lapor Real-Time

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi memperingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: Tambahan Modal Jamkrida Harus Buka Akses Pembiayaan UMKM

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan tambahan penyertaan modal daerah sebesar Rp100 miliar ...
HEADLINE

Renny Desak Pemprov Jatim Siapkan Skenario Konkret Hadapi Multi-Bencana

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana meminta Pemprov Jatim memastikan ...
BERITA TERKINI

Puan Minta Penanganan Erupsi Anak Krakatau Terpadu, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah pusat dan daerah menangani dampak erupsi Gunung Anak ...