Selasa
03 November 2026 | 1 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Jatim, Jokowi-Ma’ruf Tinggalkan Prabowo-Sandi 7,7 Juta Suara

jokowi-prediksi-menang-pilpres-dengan-perolehan-suara-58-persen

SURABAYA – Proses rekapitulasi Pilpres 2019 di tingkat Jawa Timur tuntas sudah. Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin unggul telak atas paslon 02 Prabowo-Sandiaga.

Hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Jokowi meraup 16.231.668 suara atau 65,7 persen. Sedangkan paslon 02 hanya mendapat 8.441.247 (34,3 persen). Selisih di antara Jokowi dan Prabowo di Jatim mencapai 7,7 juta suara.

Total suara di Jatim mencapai 25.511.241 pemilih, dengan suara tidak sah sebesar 838.326. Jokowi unggul di 32 kabupaten/kota di Jatim, sedang Prabowo-Sandi hanya unggul di enam daerah.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari mengatakan, kemenangan Jokowi-Ma’ruf menunjukkan sikap politik masyarakat yang melihat program dan rekam jejak paslon, tidak termakan hoaks dan fitnah.

Dengan berbagai kerja nyata Jokowi, masyarakat telah merasakan manfaatnya, mulai dari program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Landasan itulah yang membawa masyarakat Jatim memilih Jokowi.

“Alhamdulillah. Sejak awal memang kepuasan publik Jawa Timur kepada Pak Jokowi sangat tinggi. Jadi kemenangan ini adalah kemenangan rakyat. Kita berdemokrasi dengan gembira, tidak ada permusuhan. Sekarang sudah tak ada lagi 01 dan 02, yang ada persatuan Indonesia,” kata Sri Untari, Sabtu (11/5/2019).

Terkait sejumlah daerah di mana Prabowo menang, seperti Pamekasan, Sampang, dan Pacitan, Sri Untari menghargai pilihan masyarakat di kabupaten tersebut. Pihaknya mengaku respek dan menghargai apapun itu pilihan rakyat.

“Dan kami ini menjalankan demokrasi secara konsisten. Belum unggul di daerah tertentu, ya kami terima, kami evaluasi, bukan kemudian menuduh pihak-pihak tertentu melakukan kecurangan,” jelas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim ini.

Pihaknya  berterima kasih kepada seluruh penyelenggara Pemilu yang telah mengawal proses demokrasi dengan baik. Sebab, secara umum PDIP melihat proses demokrasi sudah berjalan dengan baik.

“Masyarakat Jatim sangat dewasa, mampu menjaga suasana kondusif. Dan yang terpenting sekarang silaturahim terjalin erat, rivalitas politik yang sempat hangat kini mencair,” pungkas Sri Untari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...