Selasa
15 September 2026 | 1 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Jatim, Jokowi-Ma’ruf Tinggalkan Prabowo-Sandi 7,7 Juta Suara

jokowi-prediksi-menang-pilpres-dengan-perolehan-suara-58-persen

SURABAYA – Proses rekapitulasi Pilpres 2019 di tingkat Jawa Timur tuntas sudah. Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin unggul telak atas paslon 02 Prabowo-Sandiaga.

Hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Jokowi meraup 16.231.668 suara atau 65,7 persen. Sedangkan paslon 02 hanya mendapat 8.441.247 (34,3 persen). Selisih di antara Jokowi dan Prabowo di Jatim mencapai 7,7 juta suara.

Total suara di Jatim mencapai 25.511.241 pemilih, dengan suara tidak sah sebesar 838.326. Jokowi unggul di 32 kabupaten/kota di Jatim, sedang Prabowo-Sandi hanya unggul di enam daerah.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari mengatakan, kemenangan Jokowi-Ma’ruf menunjukkan sikap politik masyarakat yang melihat program dan rekam jejak paslon, tidak termakan hoaks dan fitnah.

Dengan berbagai kerja nyata Jokowi, masyarakat telah merasakan manfaatnya, mulai dari program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Landasan itulah yang membawa masyarakat Jatim memilih Jokowi.

“Alhamdulillah. Sejak awal memang kepuasan publik Jawa Timur kepada Pak Jokowi sangat tinggi. Jadi kemenangan ini adalah kemenangan rakyat. Kita berdemokrasi dengan gembira, tidak ada permusuhan. Sekarang sudah tak ada lagi 01 dan 02, yang ada persatuan Indonesia,” kata Sri Untari, Sabtu (11/5/2019).

Terkait sejumlah daerah di mana Prabowo menang, seperti Pamekasan, Sampang, dan Pacitan, Sri Untari menghargai pilihan masyarakat di kabupaten tersebut. Pihaknya mengaku respek dan menghargai apapun itu pilihan rakyat.

“Dan kami ini menjalankan demokrasi secara konsisten. Belum unggul di daerah tertentu, ya kami terima, kami evaluasi, bukan kemudian menuduh pihak-pihak tertentu melakukan kecurangan,” jelas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim ini.

Pihaknya  berterima kasih kepada seluruh penyelenggara Pemilu yang telah mengawal proses demokrasi dengan baik. Sebab, secara umum PDIP melihat proses demokrasi sudah berjalan dengan baik.

“Masyarakat Jatim sangat dewasa, mampu menjaga suasana kondusif. Dan yang terpenting sekarang silaturahim terjalin erat, rivalitas politik yang sempat hangat kini mencair,” pungkas Sri Untari. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...