Rabu
22 Juli 2026 | 5 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Bawah Hujan Sore, Takjil dan Bibit Tanaman Dibagikan Kader Banteng Bondowoso

pdip-portal-1771680817822

BONDOWOSO — Menjelang magrib, arus kendaraan di Jalan Ahmad Yani, Bondowoso, melambat. Lampu merah memberi jeda sejenak bagi para pengendara yang sejak siang beraktivitas.

Di tengah gerimis yang turun perlahan, beberapa orang berdiri di tepi jalan, menenteng kantong kertas dan deretan bibit tanaman kecil.

Satu per satu pengendara menerima takjil untuk berbuka puasa. Namun sore itu ada sesuatu yang berbeda. Bersama makanan pembuka puasa, mereka juga menerima bibit pohon—sebuah ajakan sederhana untuk ikut menanam kehidupan.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso bersama Banteng Muda Indonesia (BMI) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dengan cara yang tak biasa.

Sekitar 250 bibit tanaman produktif, seperti petai dan alpukat, dibagikan kepada masyarakat yang melintas.

Hujan yang turun tidak membuat kegiatan berhenti. Para kader tetap menyapa pengendara dengan senyum, sesekali berlari kecil saat lampu lalu lintas hampir berubah hijau. Beberapa pengendara tampak heran menerima bibit pohon di tengah jalan, lalu tersenyum sebelum melanjutkan perjalanan.

Bagi Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut peringatan Hari Peduli Sampah Nasional sebagai pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.

“Hari ini kami bersepakat bahwa setiap membahas persoalan lingkungan hidup, ekologi, pelestarian alam dan budaya, kami harus ada di garda terdepan,” ujar Sinung.

Ramadan menjadi momentum yang dirasa tepat. Bulan yang identik dengan berbagi itu dimaknai tidak hanya sebagai kepedulian sosial antarmanusia, tetapi juga kepedulian terhadap alam.

Di kantor DPC PDI Perjuangan Bondowoso, kegiatan lain berlangsung lebih hening. Khatmil Quran digelar di lantai dua gedung, melengkapi rangkaian kegiatan yang memadukan nilai spiritual dengan pesan pelestarian lingkungan.

Kesadaran ramah lingkungan juga diterapkan dalam hal sederhana. Takjil dikemas menggunakan wadah dan tas berbahan kertas untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai—sebuah pesan kecil yang ingin disampaikan melalui tindakan nyata.

Menurut Sinung, persoalan sampah di Bondowoso mungkin belum sepenuhnya dirasakan sebagai ancaman mendesak. Namun tanpa pengelolaan yang baik, sampah dapat menjadi persoalan besar di masa mendatang.

“Kita tidak boleh menunggu sampai sampah menjadi bencana. Pengelolaan harus dimulai dari sekarang,” katanya.

Magrib akhirnya tiba. Kendaraan kembali bergerak, meninggalkan persimpangan yang perlahan lengang. Di balik kesibukan jalan raya sore itu, ada pesan yang tertinggal: bahwa menjaga bumi tidak selalu dimulai dari kebijakan besar, tetapi bisa dari sebuah bibit kecil yang dibawa pulang seseorang, lalu ditanam di halaman rumahnya.

Dan mungkin, seperti pohon yang kelak tumbuh perlahan, kesadaran pun bekerja dengan cara yang sama—diam, sederhana, namun bertahan lama. (martin rachmanto/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...